Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kuota PTM di Balikpapan Belum Ditambah, Januari Dievaluasi

izak-Indra Zakaria • 2021-12-15 10:03:58
Photo
Photo

Seiring status PPKM Level 1 yang kini disematkan kepada Balikpapan, Disdikbud berharap kuota PTM bisa ditambah. Paling tidak 75 persen dari kapasitas kelas.

 

BALIKPAPAN- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balikpapan berharap kuota siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) bisa ditambah seiring perbaikan status level PPKM di Kota Minyak. Kepala Disdikbud Balikpapan Muhaimin mengatakan, sejauh ini belum ada evaluasi soal penambahan kuota PTM di daerah ini. “Kalau sekarang, masih 50 persen dari kapasitas kelas. Meski sudah status PPKM Level 1, tapi belum ada perubahan,” katanya, Senin (13/12).

Ia menjelaskan, saat ini aturan PTM diserahkan kepada daerah. Namun, sejauh ini pihaknya belum menerima instruksi soal penambahan kuota PTM seiring penyematan status PPKM Level 1.

“Sekarang anak sekolah juga akan memasuki masa libur. Aktivitas sekolah dimulai lagi Januari tahun depan. Jadi, sementara ya belum ada perubahan,” katanya. Hanya saja, pihaknya tetap berharap kuota PTM bisa ditambah, paling tidak 75 persen dari kapasitas kelas.

“Kita lihat tahun depan bagaimana. Yang pasti evaluasi tentu ada. Sejauh ini, PTM berjalan dengan lancar. Alhamdulillah tidak ada laporan siswa yang positif Covid-19. Juga tak ada klaster sekolah,” terangnya.

Seperti diketahui, khusus PAUD, kuota PTM hanya boleh dalam 33 persen dari kapasitas ruang kelas. Sementara di tingkat SD dan SMP, boleh hingga 50 persen.

Kemudian untuk durasi pembelajaran juga berbeda antara SMP, SD, dan PAUD. Untuk SMP dan sederajat maksimum hanya tiga jam dalam satu pertemuan. Kemudian SD maksimum dua jam, dan PAUD satu jam. Dengan waktu maksimal hingga pukul 12.00 Wita, yang dimulai dari jam 07.30 Wita. Kelas yang muridnya banyak bisa double shift, tapi yang muridnya sedikitnya hanya satu kali. Setiap pekan, PTM untuk setiap kelas hanya dua hari.

Selanjutnya, protokol kesehatan harus sesuai standar yang ditetapkan pemerintah pusat. Setidaknya yang harus diperhatikan yaitu menyiapkan hand sanitizer, thermo gun, tempat cuci tangan, sabun, dan toilet yang bersih. (aji/ms/k15)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Seputar Balikpapan