Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Komponen Senilai Rp 28 Juta Tiba

uki-Berau Post • Jumat, 12 Agustus 2022 - 03:28 WIB
TAK TERATUR: Tidak adanya lampu lalu lintas membuat kendaraan yang melintas di simpang empat Jalan Mangga III dan Jalan Murjani I semrawut.
TAK TERATUR: Tidak adanya lampu lalu lintas membuat kendaraan yang melintas di simpang empat Jalan Mangga III dan Jalan Murjani I semrawut.

TANJUNG REDEB – Dinas Perhubungan (Dishub) Berau memastikan lampu lalu lintas yang rusak di simpang empat Mangga III dengan Murjani II, Tanjung Redeb mulai berfungsi baik pada pekan ini.

 

Seperti diketahui, lampu lintas di simpang tersebut sudah rusak hampir satu bulan terakhir, karena tersambar petir.

 

Kepala Dishub Berau, Andi Marewangeng mengatakan, lamanya kerusakan pada lampu lintas tersebut dikarenakan menunggu alat yang didatangkan dari luar daerah. Sehingga pihaknya hanya menyalakan lampu oranye atau peringatan.

 

“Sudah banyak yang mengeluh memang terkait lampu itu (Lampu lalu lintas, red), dan saat ini sudah dilakukan uji coba. Kemungkinan dalam minggu ini sudah kembali normal,” ujarnya kepada awak media, Rabu (10/8).

 

Ia menjelaskan, sambaran petir yang menimpa lampu lalu lintas di simpang Mangga III itu, merusak salah satu komponen utamanya. Sehingga tak bisa diperbaiki dan mengharuskan pihaknya melakukan pergantian.

 

"Harga komponennya kurang lebih Rp 28 juta dan sedang dirakit, setelah itu akan langsung dipasang," jelasnya.

 

“Saya meminta masyarakat untuk bisa bersabar, karena memang kita tahu juga bahwa Jalan Murjani adalah salah satu jalan yang sibuk,” sambungnya.

 

Sebelumnya, salah satu pengguna jalan, Muhammad Yunus mengeluhkan kerusakan lampu lintas di simpang empat Jalan Mangga III dan Murjani II.

 

“Saya bekerja di salah satu perusahaan di Tanjung Redeb, dan saya setiap hari melintasi jalan ini. Menurut hitungan saya jalan  lampu lalu lintas tersebut sudah mati sejak satu bulan yang lalu,” ujarnya.

 

Menurutnya, Jalan Murjani merupakan salah satu jalan yang sibuk. Pasalnya, itu adalah jalan perkotaan sehingga banyak masyarakat yang melintas. Sehingga jika tidak diatur dengan rambu lalu lintas, maka bisa membahayakan masyarakat yang melintas.

 

"Jika hanya satu pekan menurut saya bisa sebatas wajar kerusakannya, tetapi ini sudah satu bulan namun belum ada progres pengerjaanya," katanya.(aky/arp)

Editor : uki-Berau Post
#Seputar Berau