Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

HKN Ke-58, Momen Kebangkitan Sistem Kesehatan

izak-Indra Zakaria • 2022-11-15 15:49:10
AGENDA: Upacara memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-58 di halaman kantor Gubernur Kaltim dengan inspektur upacara Wagub Hadi Mulyadi.
AGENDA: Upacara memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-58 di halaman kantor Gubernur Kaltim dengan inspektur upacara Wagub Hadi Mulyadi.

Upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Senin (14/11), mulai pukul 07.30 Wita. Wakil Gubernur (Wagub) Hadi Mulyadi bertindak selaku inspektur upacara, diikuti Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, mahasiswa, pelajar, instansi, dan institusi kesehatan, serta pegawai pemerintahan dan organisasi profesi.

 

SAMARINDA - Dalam sambutan menteri Kesehatan yang dibacakan Wagub Kaltim Hadi Mulyadi, ditegaskan bahwa momentum HKN ke-58 ini hendaknya menjadi momen kebangkitan sistem kesehatan. Sesuai tema Bangkit lndonesiaku, Sehat Negeriku.

Tema ini untuk menggambarkan bangkitnya semangat dan optimisme seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang secara bersama, bahu membahu, dan bergotong royong dalam menghadapi situasi kesehatan di masa pandemi Covid-19. Sehingga masyarakat Indonesia dapat kembali beraktivitas dan produktif agar Indonesia kembali bangkit dan kembali sehat.

“Tantangan yang kita hadapi sangat berat. Semua negara di seluruh dunia sedang menghadapi ujian krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19 belum sepenuhnya pulih. Namun, di tengah tantangan yang berat, kita patut bersyukur, Indonesia termasuk negara yang mampu menghadapi krisis global ini,” terangnya.

Menurutnya, Indonesia termasuk negara yang berhasil mengendalikan pandemi Covid-19, termasuk lima besar negara dengan vaksinasi terbanyak di dunia, dengan total 442 juta dosis vaksin telah disuntikkan sampai Oktober 2022. Meskipun begitu, Wagub berharap kita tidak boleh lengah. Sebab, sejak Oktober, Indonesia telah terdeteksi adanya kenaikan kembali kasus Covid-19. Data kematian menunjukkan 4 dari 5 pasien meninggal belum divaksinasi booster. Proporsi pasien yang meninggal akibat Covid-19 tiga kali lebih banyak pada kelompok lansia dibandingkan dengan yang bukan lansia.

“Oleh karena itu, mari terus ingatkan masyarakat untuk melengkapi vaksinasi Covid-1 9 dengan booster.  Dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, bangsa Indonesia telah membuktikan dirinya sebagai bangsa yang tangguh,” ujarnya.

“Masyarakat mesti saling melindungi dan saling berbagi. Ulama, tokoh agama, dan tokoh adat, aktif mendampingi masyarakat. Organisasi sosial keagamaan bergerak cepat membantu masyarakat. Tenaga kesehatan, TNl, Polri, dan jajaran birokrasi saling bersinergi. Lembaga-lembaga negara juga mendukung pemerintah dalam menghadapi ketidakpastian ini,” sambungnya.

Ditambahkannya, meski dihadapkan pada prioritas penanganan Covid-19, pada saat yang sama pemerintah juga terus melakukan upaya penanganan masalah kesehatan lainnya yang merupakan program prioritas nasional. Seperti penurunan angka kematian ibu (AKl) dan angka kematian bayi (AKB), menurunkan angka stunting pada balita, memperbaiki pengelolaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta meningkatkan kemandirian penggunaan produk farmasi dan alat kesehatan dalam negeri. (lin/adv/diskominfokaltim)

Editor : izak-Indra Zakaria
#kominfo