Ibnu Zubaid, bak raja saat diantik menjadi kepala lingkungan (kaling) Butun Indah pekan lalu. Ia diarak menggunakan praje dari rumahnya ke tempat pelantikan.
ALI ROJAI, Mataram
JALAN Datu Tuan di Lingkungan Butun Indah tidak terlihat seperti biasanya waktu itu. Nampak beberapa orang mengenakan pakaian adat sasak warna hitam. Mereka berjajar di depan SDN 49 Cakranegara. Di sisi lain juga terlihat banyak pedagang yang berjualan di depan sekolah tingkat SD tersebut.
Melihat orang-orang mengenakan pakaian adat sasak lengkap dengan capuk di depan sekolah seakan ada program sabtu budaya. Tapi anehnya, setiap pengendara yang melintas waktu itu juga berhenti.
Saat koran ini masuk ke SDN 49 Cakranegara, sejumlah anak muda, baik itu perempuan maupun laki-laki mengenakan pakaian adat sasak warna hitam. Mereka menunggu kedatangan kaling yang mereka cintai untuk dilantik. “Pak kaling mau dilantik ini,” ujar Nafiah, seorang warga yang menjajakan minuman kemasan.
Satu per satu tamu undangan datang. Waktu itu terlihat juga Lurah Bertais H Amanah yang menyempatkan hadir dalam pelantikan tersebut. Tak hanya itu, sejumlah tamu undangan lainnya juga turut hadir menyaksikan pelantikan kaling terpilih periode 2023-2028 ini.
Selang beberapa menit, terdengar suara musik gendang beleq. Suara musik khas sasak datang dar arah timur. Suara gendang beleq ternyata mengiringi kedatangan Ibnu Zubaid, kaling Butun Indah terpilih yang akan dilantik. Zubaid menunggangi praje dari rumahnya ke tempat pelantikan. Sesekali ia melambaikan tangan ke warga yang menunggunya di jalan.
Raut wajah Zubaid terlihat cukup bahagia. Karena begitu banyak warga yang menyaksikan dirinya akan dilantik. Saat memasuki tempat pelantikan ia disambut para pemuda mengenakan baju adat sasak. “Semua dirangkul sama pak kaling, wajar disukai warga,” ucapnya.
Ibnu Zubaid, kaling Butun Indah terpilih mengatakan, pemilihan kaling di Lingkungan Butun Indah tidak pernah ada masalah. Karena semuanya sudah mengikuti prosedur. Ia terpilih menjadi kaling secara aklamasi karena tidak ada calon lainnya yang mendaftar. “Siapapun jadi kaling kita siap dipimpin dan memimpin,” tegas Zubaid, sapaan karibnya.
Pelantikan kaling begitu meriah dengan berbagai penampilan lagu daerah dibawakan anak-anak lingkungan setempat. Zubaid menegaskan, sejauh ini tidak ada persoalan dalam pemilihan kaling di Lingkungan Butun Indah. Semua baik-baik saja. Tidak ada yang cacat prosedur. Apalagi dalam Pilkaling ada perpanjangan masa pendaftaran karena hanya dirinya saja yang mendaftar waktu itu. Dia meminta pihak kecamatan dan kelurahan bisa turun langsung dalam pemilihan kaling nantinya. “Tidak pernah ada masalah dalam pemilihan kaling,” ujar Zubaid.
Menurutnya, setiap orang memiliki hak untuk mencalonkan diri menjadi kaling. Namun sampai batas pendaftaran dan perpanjangan tidak ada yang mendaftar selain dirinya. Semua proses pesta demokrasi di lingkungan berjalan dengan baik dan lancar. Tidak ada yang dilanggar.
Jika ada isu miring diluar, ia mengatakan tidak terlalu menanggapi. Apalagi jika orang luar dari lingkungan yang mengatakan kurang baik. Karena kaling dipilih langsung masyarakat. Jadi jika ingin menang dalam Pilkaling maka masyarakat yang menentukan. “Kita ingin dalam pemilihan kaling ada pihak kelurahan dan kecamatan yang turun,” pungkasnya. (*/r3)
Editor : izak-Indra Zakaria