Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh membuka rapat koordinasi (Rakor) dan bimbingan teknis (Bimtek) Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Kabupaten Mahulu Tahun Anggaran 2022. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Mercure Samarinda, 9 Maret 2023.
UJOH BILANG - Turut mendampingi bupati dalam kegiatan ini, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mahulu Stephanus Madang, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan (Asisten I) Agustinus Teguh Santoso, Kepala Bagian Pemerintahan Yopianus Anyang, serta narasumber dari Kemendagri dan Pemprov Kaltim.
Dalam sambutannya, Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada narasumber dari Kementerian Dalam Negeri dan Pemprov Kaltim untuk mengisi materi pada dua kegiatan tersebut.
“Mudah-mudahan dengan penyelenggaraan bimtek dan rakor ini dapat meningkatkan pemahaman kita semua, terkait sistem informasi laporan penyelenggaraan pemerintah daerah. Guna meningkatkan pemahaman kita semua terkait mekanisme penyusunan LPPD serta meningkatkan kualitas data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya
“Terima kasih juga kepada tim penyusun LPPD Tahun Anggaran 2021, tepat pada 9 Januari 2023 lalu, Kabupaten Mahulu berhasil meraih trofi dan piagam penghargaan terbaik III Bidang Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) se-Kabupaten/Kota Provinsi Kaltim, yang diserahkan gubernur Kalimantan Timur di Plenary Hall Sempaja Samarinda,” ucapnya.
Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh mengatakan, pada Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2020, di setiap pemerintah daerah pada akhir tahun wajib menyampaikan laporan. Salah satunya LPPD. Di dalamnya berisi laporan capaian indikator kinerja kunci (IKK) yang terdiri dari indikator kinerja kunci output dan indikator kinerja kunci outcome, sehingga diharapkan setiap perangkat daerah untuk melaksanakan LPPD dengan serius, tidak hanya melaporkan secara administrasi, tapi juga melakukan langkah konkret untuk pencapaian kinerja sesuai kewenangannya masing-masing.
“Berikan komitmen penuh dalam penyusunan laporan, sehingga data tersaji dengan tingkat validitas dan akuntabilitas tinggi,” tegasnya.
Bupati Bonifasius Belawan Geh berharap, melalui Rakor dan Bimtek Penyusunan LPPD, semua peserta memusatkan perhatiannya, sehingga kegiatan Rakor dan Bimtek Penyusunan LPPD ini bisa selesai dengan kualitas yang baik.
“Karena LPPD ini digunakan oleh pemerintah untuk melakukan evaluasi dan penilaian terhadap tingkat kinerja dan kesungguhan dalam menyelenggarakan semua urusan pemerintah yang menjadi tanggung jawab kita bersama,” tuturnya.
Lebih lanjut Bupati menyampaikan bahwa melalui adanya Forum Komunikasi dan Koordinasi Camat Se-Kabupaten Mahulu ini juga berharap untuk seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), terutama yang memiliki UPTD atau sedang melaksanakan program di tingkat kecamatan, melibatkan pemerintah kecamatan. Mulai tahap perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pelaporan hasil pelaksanaan.
“Karena di kecamatan tidak memiliki sumber daya anggaran yang memadai untuk melaksanakan tugas-tugas delegatif. Karena itu, di setiap perencanaan kegiatan di wilayah kecamatan, OPD dapat menganggarkan kebutuhan dana kecamatan pada rencana anggaran OPD yang terkait,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Yopianus Anyang menjelaskan, pada kesempatan ini terlaksana dua kegiatan sekaligus. Yaitu Rakor dan Bimtek Penyusunan LPPD dan Forum Komunikasi dan Koordinasi Camat se-Kabupaten Mahulu yang diikuti kepala OPD beserta staf yang bertugas dalam penyusunan LPPD di lingkungan Pemkab Mahulu, serta camat dan staf se-Kabupaten Mahulu.
“Selamat kepada seluruh peserta Rakor dan Bimtek Penyusunan LPPD maupun Forum Komunikasi dan Koordinasi Camat Se-Kabupaten Mahulu ini. Semoga apa yang dapat didiskusikan pada kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi daerah kita tercinta Kabupaten Mahulu,” tutupnya. (Vta/kri/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria