Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Dampak Positif Inovasi Rawabening di Margasari, Tumbuhkan Ekonomi Warga

izak-Indra Zakaria • 2023-05-23 10:21:19
BANTU WARGA: Program Rawabening memiliki kelompok usaha baru yang mengolah sebagian hasil panen menjadi makanan ringan.
BANTU WARGA: Program Rawabening memiliki kelompok usaha baru yang mengolah sebagian hasil panen menjadi makanan ringan.

Warga di kawasan Pemukiman Atas Air Kelurahan Margasari sekarang tidak bergantung lagi pada air PDAM untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Melalui program inovasi Rawabening (Rain water harvesting and urban farming), mereka memaksimalkan  pemanfaatan air hujan untuk penghijauan di lahan terbatas.

 

BALIKPAPAN - Program tersebut dijalankan di RT 30 dan empat RT sekitar oleh sebuah kelompok yang terdiri dari warga dan para kader. Mereka memaksimalkan media hidroponik inisiasi dari tanggung jawab sosial dan lingkungan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU V Balikpapan.

Tak hanya itu, nilai lain dari kelompok usaha tersebut adanya olahan baru UMKM dari hasil panennya menjadi makanan ringan, sehingga memberikan manfaat yang signifikan.

Ketua RT 30 Abdal menjelaskan, awalnya namanya Green House. Seiring perkembangannya pihak Pertamina menambah beberapa media tanam hidroponiknya dan diperbesar lagi manfaatnya hingga berubah nama menjadi Rawabening.

Abdal mengatakan, program ini bermanfaat bagi warga sekitar. Selain memberikan pekerjaan baru juga menambah pendapatan untuk peningkatan ekonomi keluarganya.

“Tanaman hidroponik yang diolah kelompok tersebut bermacam-macam. Misal sawi daging atau pakcoy, seledri maupun selada. Juga ada bayam. Hasil panennya dijual baik itu pesanan dari pihak perusahaan maupun warga yang datang membelinya,” ucapnya.

Dari hasil panen juga ada yang dibuat makanan ringan atau cemilan yang dikelola UMKM berupa peye bayam, stik bayam dan tortila dengan perpaduan daun seledri.

“Pemasaran hasil olahan UMKM Rawabening ini juga dibantu oleh mitra binaan Pertamina. Jadi, kalau mereka ada kegiatan pesannya di Rawabening. Bahkan pesanannya hingga sekarang telah mencapai Rp 30 juta,” ungkapnya.

 

Abdal berharap program Rawabening ini juga memberikan kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi warga sekitar dan permukiman atas air menjadi lebih berkembang dengan inovasi-inovasi yang dilahirkan.

“Sangat bermanfaat bagi masyarakat. Ada pekerjaan baru, ada penghasilan tambahan dari kegiatan itu sendiri. Juga kami ucapkan terima kasih kepada Pertamina dalam support-nya ke Posyandu Green House berupa pengadaan pot dari kayu ulin untuk ditanami pepaya sebagai makanan tambahan Balita di kegiatan Posyandu,” jelasnya.

Rosdiana, ketua Kelompok Rawabening menilai semenjak berdiri Oktober 2021, kegiatannya semakin berkembang dan memberikan dampak positif kepada warga sekitar.

Ada beberapa RT di dalamnya, di antaranya RT 30, RT 32, RT 15 dan RT 10 yang tergabung dalam kelompok Rawabening. Bahkan bagi warga lain jika ingin bergabung akan dirangkul untuk memotivasi bersama.

“Alhamdulillah sejauh ini saya melihat Rawabening semakin ke depan semakin baik dan berkembang. UMKM kami, walaupun baru menghasilkan tiga produk cemilan dari sayuran, namun sangat memberi efek dalam peningkatan ekonomi kami,” ucapnya.  (pms/kri)

 

 

SUPRIYONO LUPUS

@queenzalikalila0917

 

Editor : izak-Indra Zakaria