SAMARINDA–Pembangunan Jalan Ring Road 4, Samarinda, disambut baik masyarakat, khususnya di Kecamatan Samarinda Utara. Akses jalan ini diharapkan bisa mencegah kemacetan hingga menjadi jalan alternatif dari Kota Samarinda menuju Bandara APT Pranoto.
Apalagi saat ini kawasan tersebut terhubung dengan Desa Teluk Dalam, Kukar, melalui kawasan Batu Cermin, Kelurahan Sempaja Utara. Camat Samarinda Utara Syamsu Alam menuturkan, jalur itu membantu memecah kemacetan dan alternatif ketika banjir di Samarinda.
“Ring Road 4 diproyeksi membuka akses berbagai wilayah seperti Muang Dalam, Kelurahan Lempake, dan Kelurahan Budaya Pampang. Karena akan keluar di Kelurahan Sungai Siring, tepatnya poros Samarinda Bontang,” ucapnya, Senin (19/6).
Dia mengatakan, pembebasan lahan Jalan Ring Road 4 ditargetkan selesai tahun ini. Pihaknya siap membantu dan telah mendampingi berbagai kegiatan, termasuk sosialisasi kepada masyarakat. “Kami harap sesuai target 2026 bisa tersambung. Ini juga prosesnya kami kira baik. Pembayaran ganti rugi melalui bank,” katanya.
Dia yakin, adanya jalan ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. Bahkan saat ini saja harga tanah sudah meningkat. Jalur ini juga membawa multiplier effect bagi sektor-sektor lain. “Misalnya permukiman atau perumahan bisa tumbuh seiring terbangunnya akses ini,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, pembangunan Jalan Ring Road 4 Samarinda terus dikebut Pemprov Kaltim. Jalan alternatif menuju Bandara APT Pranoto ini ditargetkan selesai pembebasan lahannya tahun ini dan dilanjutkan pekerjaan fisik 2024.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan Rakyat (DPUPR Pera) Kaltim Hariadi Purwatmoko mengatakan, desain perencanaan atau detail engineering design (DED) Jalan Ring Road 4 Samarinda sudah dibuat sejak 2020. Jalan ini memiliki total panjang 11 kilometer dan lebar 33 meter. “Target minimal di 2026 sudah fungsional,” ujarnya dua hari lalu. (kri/k8)
DENNY SAPUTRA
@dennysaputra46
Editor : izak-Indra Zakaria