TANJUNG REDEB - Pembangunan gedung Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau yang sempat mangkrak tujuh tahun, kini kembali berjalan.
Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul Syadiah meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, untuk menyelesaikan progres pembangunan gedung yang sempat terhenti tersebut.
Belum lagi kebutuhan akan gedung oleh pihak Disbudpar sangat diperlukan saat ini. Mengingat, pariwisata merupakan salah satu sektor andalan yang ada di Bumi Batiwakkal.
Untuk itu, Syarifatul terus mendorong agar gedung yang memiliki tiga lantai tersebut bisa secepatnya terealisasi.
"Kalau itu tidak diselesaikan pastinya akan jadi temuan. Anggaran sudah digelontorkan, kok tidak diselesaikan," ungkap Sari.
Diketahui, estimasi untuk penyelesaian seluruh pembangunan gedung baru hingga rampung, bakal menelan sekitar Rp 22 miliar.
Ia menerangkan, saat ini anggaran yang digelontorkan untuk melanjutkan pengerjaan gedung Disbudpar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan senilai Rp 5,5 miliar.
Jumlah itu akan ditambah pada APBD Murni 2024 sebanyak Rp 10 miliar dan diselesaikan pada tambahan anggaran di perubahan 2024 mendatang.
"Tinggal sedikit finishing pada perubahan 2024 sudah bisa selesai," bebernya.
Ia berharap, pada akhir tahun 2024, pembangunan gedung tersebut rampung dikerjakan dan dapat diserahterimakan ke Disbudpar.
"Mudah-mudahan bisa segera diselesaikan agar bisa digunakan oleh Disbudpar. Kalau belum selesai mari kita selesaikan," tutupnya. (adm/arp)
Editor : uki-Berau Post