Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Proyek Pemeliharaan Jalan di Bontang Bergeser

izak-Indra Zakaria • Senin, 4 September 2023 - 17:42 WIB
DITUNDA: Perbaikan Jalan Juanda yang semula ditargetkan tahun ini digeser agar menjangkau seluruh ruas jalan di jalur tersebut.
DITUNDA: Perbaikan Jalan Juanda yang semula ditargetkan tahun ini digeser agar menjangkau seluruh ruas jalan di jalur tersebut.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang memastikan program pemeliharaan jalan mengalami pergeseran. Titik awal yang direncanakan ialah Jalan Juanda, Jalan RE Martadinata, dan Jalan Imam Bonjol.

 

BONTANG – Namun, belakangan sasaran berubah menjadi Jalan RE Martadinata, Jalan Imam Bonjol, dan Jalan M Roem. "Ruas jalan Ir Juanda sebelumnya masuk. Tetapi karena perhitungan tidak mampu mengakomodasi semua, kami geser," kata Kabid Bina Marga Dinas PUPRK Anwar Nurdin.

Menurutnya, jika dipaksakan, pengerjaan hanya sebatas parsial. Imbasnya pengerjaan di titik lain tidak maksimal. Kerusakan untuk ruas Jalan RE Martadinata berada di sekitar Pelabuhan Loktuan.

Sementara untuk Jalan Imam Bonjol berada di tanjakan yang menghubungkan simpang tiga Jalan Bhayangkara. "Jalan Imam Bonjol itu memerlukan perbaikan karena ada gelombang di area tanjakan. Belum lagi lubang juga ada di Jalan RE Martadinata," ucapnya.

Semula Dinas PUPRK memasukkan lima titik dalam program pemeliharaan jalan se-Bontang tahun ini. Selain Imam Bonjol, RE Martadinata, Juanda terdapat dua titik lain yakni M Roem dan Soekarno-Hatta.

"Akhirnya yang titik Ir Juanda itu dialihkan ke M Roem. Itu sudah dikerjakan. Selanjutnya akan bergeser ke RE Martadinata," tutur dia.

Anggaran yang disiapkan untuk rehab ini mencapai Rp 3 miliar. Nominal itu termasuk pengawasan teknis. Anggaran bersumber dari APBD Bontang. Kerusakan Jalan Juanda itu hampir di sepanjang ruas. Mulai simpang tiga Gunung Sari hingga Pasar Taman Rawa Indah.

Berdasarkan pengukuran Google Maps, panjang jalan ini mencapai 1,8 kilometer. Dengan lebar sekira 6–7 meter.  "Aspal di ruas jalan ini keropos. Terus ada beberapa lubang besar di dekat area pasar," terangnya.

Nantinya pengerjaan ini memangkas terlebih dahulu lapisan atas aspal. Mengingat struktur ketinggian jalan sudah mendekati ketinggian trotoar. Setelah dipotong, akan ditambal aspal kembali. "Jika langsung maka jalan akan lebih tinggi dibandingkan trotoar," sebutnya.

Khusus di dekat area pasar langsung dilapisi aspal nantinya. Sebab, struktur jalan masih rendah, sehingga masih ada genangan usai hujan. Hingga saat ini anggaran yang diperlukan belum diketahui. Rencananya perencanaan akan masuk di APBD Perubahan. Sementara pengerjaan fisik dilakukan tahun depan. (ak/kri/k16)

 

Editor : izak-Indra Zakaria