Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Bocah 8 Tahun Terseret Arus di Sungai Kelay

izak-Indra Zakaria • Senin, 4 September 2023 - 18:25 WIB
KORBAN TENGGELAM: Lokasi korban terbawa arus di Sungai Kelay, Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung, Berau, Minggu (3/9).
KORBAN TENGGELAM: Lokasi korban terbawa arus di Sungai Kelay, Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung, Berau, Minggu (3/9).

SAMBALIUNG – Seorang bocah berusia delapan tahun berinisial MCS dikabarkan hilang di salah satu objek wisata Pasir Putih di Sungai Kelay, Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Minggu (3/9).

Kapolsek Sambaliung Iptu Iwan mengatakan, setelah menerima informasi tersebut, pihaknya langsung turun ke lapangan untuk melakukan pencarian korban.

 “Tim sudah kita kerahkan untuk mencari korban, dan saat ini memang belum ada hasil,” ujarnya kepada awak media saat dihubungi via telepon kemarin.

Ditanya terkait kronologi kejadian, Iwan menjelaskan, korban tersebut diketahui sedang berenang di lokasi di mana dirinya terakhir kali terlihat. Dan tidak lama korban tenggelam dan tidak ditemukan. “Itu informasi sementara yang kami terima, karena saat ini personel juga sedang melakukan pencarian dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi,” ujar  mantan kapolsek Maratua itu.

Di lokasi terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Nofian Hidayat, mengaku sudah memonitor adanya informasi tersebut. Tim BPBD juga sudah turun ke lapangan untuk melakukan pencarian korban.

Dari informasi yang dihimpunnya, peristiwa itu terjadi sekira pukul 09.00 Wita. Saat itu, korban dan seorang temannya sedang berenang di sekitar aliran sungai tempat objek wisata di Tumbit Dayak. Saat berenang, keduanya sempat terseret arus. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung melakukan pertolongan. “Jadi, korban dan satu temannya ini terseret arus dan dilihat salah satu warga yang ada di sekitar lokasi, dan warga tersebut langsung menolong para korban,” katanya.

Nahas, pada saat menolong dua anak tersebut, warga hanya mampu menyelamatkan satu anak saja  sedangkan korban terseret arus. “Korban merupakan warga setempat. Saat ini, tim terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI-Polri, PMI, dan masyarakat setempat, sedang melakukan pencarian,” jelasnya.

Untuk pencarian, menurut Nofian saat ini masih fokus di sekitar lokasi di mana korban terakhir kali terlihat. “Untuk radius kita masih mencari di sekeliling lokasi tenggelam dan sekitarnya saja dahulu,” tandasnya. (aky/far/k15)

 

 

 

Editor : izak-Indra Zakaria