Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Korban Bullying yang Disebut Versi Nyata dari Drakor ‘The Glory’, Pyo Yerim Ditemukan Meninggal Dunia

izak-Indra Zakaria • Rabu, 11 Oktober 2023 - 17:01 WIB
Pyo Yerim, korban bully yang disebut versi nyata The Glory ditemukan meninggal dunia / Sumber Naver.com
Pyo Yerim, korban bully yang disebut versi nyata The Glory ditemukan meninggal dunia / Sumber Naver.com

 Pyo Yerim, korban bullying selama 12 tahun di masa sekolah yang disebut sebagai versi nyata dari drama ‘Glory’ ditemukan meninggal dunia pada (10/10).

Pada pukul 12.57 waktu Korea, kepolisian menerima laporan bahwa ada seorang wanita yang terjatuh ke Seongjigok Reservoir.

Setelah dilakukan pencarian, polisi dan pemadam kebakaran menemukan wanita tersebut sekitar pukul 16.20 saat mencari di bawah air dari lokasi lompatan dan langsung membawanya ke rumah sakit namun dia mengalami serangan jantung.

Setelah dicari identitas dari wanita tersebut, pihak berwajib lalu memastikan bahwa dia adalah Pyo Yerim.

Pyo Yerim sempat menjadi topik hangat di Korea Selatan karena memutuskan untuk speak up atas pembulian yang dialaminya selama masa sekolah di Uiryeong, provinsi Gyeongsang Selatan.

Kasus tersebut naik tak lama setelah drama ‘The Glory’ rilis.

Dia memang mengaku mendapat inspirasi untuk meraih keadilan setelah menonton drama yang rilis pada awal 2023 itu.

Pyo Yerim tidak ingin dirinya menyesal di masa tuanya karena memendam rasa sakit yang ia terima selama bertahun-tahun. Terlebih, saat dirinya mengetahui bahwa para pelaku yang membully dia dulu saat ini hidup dengan nyaman.

Pyo Yerim menceritakan apa saja yang dialami selama di sekolah. Kisahnya bahkan ditayangkan di beberapa program televisi nasional Korea.

Tindakan bully yang diterima Pyo Yerim terbilang sangat keji, dia sangat sering mendapat serangan fisik seperti dipukul, ditendang dan pelaku juga memasukkan paku payung ke dalam sepatu Pyo Yerim.

Pengalaman itu membuat Yerim memiliki masalah dengan kesehatan mentalnya dan harus bolak-balik ke psikolog untuk mengatasi trauma tersebut.

Banyak netizen geram dan ikut merasa sedih atas apa yang telah dialami Yerim, apalagi dirinya tidak pernah mendapat pembelaan dari pihak sekolah karena para guru justru terkesan membiarkan tindakan tersebut.

Terus berlanjut dan dibahas, identitas para pelaku pun akhirnya terungkap ke publik namun mereka menolak untuk mengakui dan meminta maaf atas perbuatannya di masa lalu.

Bahkan, para pelaku berkata Pyo Yerim berbohong soal tindakan bully yang dilakukan mereka.

Pada Agustus, keempat terduga pelaku menuntut Pyo Yerim atas tuduhan pencemaran nama baik.

Kematian Pyo Yerim diduga merupakan kasus bunuh diri, karena perempuan tersebut diketahui juga pernah mencoba melakukan percobaan bunuh diri pada bulan April lalu.

Keputusan ekstrim di bulan April yang diambil Pyo Yerim untuk bunuh diri disebabkan oleh dirinya tidak kuat menerima penderitaan yang kembali dia rasakan bahkan saat mencoba mencari keadilan.

Sementara itu, drama Korea berjudul ‘The Glory’ sempat menjadi topik hangat sepanjang waktu penayangannya.

Drama ini menceritakan bagaimana kejamnya perilaku bullying yang membuat korbannya menderita dan apa dampak yang dialami korban setelah menerima pembullyan.

Korban bully dalam drama tersebut pun akhirnya memutuskan untuk balas dendam menggunakan kelemahan para pelaku.

Selain mengangkat kisah pembullyan yang diketahui marak di Korea Selatan, drama ini juga mendapat perhatian netizen karena diperankan oleh beberapa aktor dan aktris top Korea Selatan seperti Song Hye Kyo, Lim Ji Yeon dan Lee Dohyun. (*)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Mancanegara