SEPAKU–Sejumlah fasilitas dan infrastruktur pendukung di Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai dibangun. Seperti bandara, rumah sakit, sekolah bertaraf internasional, hotel, hingga kawasan superblok yang terdiri dari pusat perbelanjaan, kondominium dan tiga hotel.
Deretan proyek itu, diharapkan memantapkan keyakinan aparatur sipil negara (ASN) hingga masyarakat untuk pindah ke Nusantara sebagai ibu kota negara baru Indonesia menggantikan Jakarta. Untuk diketahui, pemindahan bertahap ASN pada tahun depan akan mengawali keramaian di IKN. Hiruk-pikuk akan semakin intens dengan jalannya pemerintahan daerah khusus IKN yang dilaksanakan Otorita IKN, serta pelaksanaan upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan RI, Agustus 2024.
Mobilitas barang maupun masyarakat dari Balikpapan ke Nusantara nantinya didukung akses darat melalui jalan tol. “Sekarang dibangun tol ini langsung dari Balikpapan menuju ke Nusantara. Itu hanya memakan waktu kira-kira 50 menit, jaraknya 57 kilometer sehingga ini akan mempercepat mobilitas orang dan barang nantinya ke Nusantara,” kata Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pers usai meninjau pembangunan Jalan Tol Balikpapan-IKN, (1/11).
Jalan tol tersebut adalah, Seksi 3A Segmen Karang Joang-KKT Kariangau, Seksi 3B Segmen KKT Kariangau-Simpang Tempadung, dan Seksi 5A Segmen Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang. Menurut presiden, saat ini progres pengerjaan ruas jalan tol tersebut hampir 55 persen. Dia berharap, jalan bebas hambatan itu bisa dipakai pada pertengahan tahun 2024 mendatang. “Diharapkan nanti di bulan Juni 2024 sudah bisa dipakai,” ucapnya.
Sementara itu, terkait pembangunan Rumah Sakit Mayapada dan Rumah Sakit Hermina, Nusantara Intercultural School (NIS), dan kawasan superblok “Pakuwon Nusantara” oleh PT Pakuwon Jati Tbk melalui entitas anak usahanya PT Pakuwon Nusantara Abadi (PNA), Jokowi mengungkapkan, itu menunjukkan keseriusan komitmen pemerintah untuk menyediakan berbagai fasilitas pendukung di ibu kota negara baru.
Dibangunnya rumah sakit dan sekolah misalnya, kata Jokowi, akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan investor. Sehingga tidak ragu-ragu lagi tinggal di IKN. Termasuk tidak ragu-ragu berinvestasi dan mengembangkan usahanya di IKN. “Dan kita akan terus membangun berbagai fasilitas pendukung. Sehingga semakin banyak orang tertarik untuk tinggal di IKN. Dan menjadikan IKN ibu kota yang hidup, ramai, modern, maju, dan ramah lingkungan,” katanya.
Sementara itu, dalam keterangan persnya kemarin, President Director PT Pakuwon Nusantara Abadi Eiffel Tedja menegaskan jika pembangunan superblok di IKN yang direncanakan terdiri dari sebuah pusat perbelanjaan, kondominium dan tiga hotel akan sangat menguntungkan dalam jangka panjang.
“Momentum groundbreaking Pakuwon Nusantara menjadi penanda dukungan penuh Pakuwon untuk Ibu Kota Negara,” katanya. Lanjut dia, pembangunan superblok Pakuwon Nusantara adalah salah satu upaya untuk terus memperbesar basis sumber pendapatan berkelanjutan dan diversifikasi geografis Pakuwon. Perseroan juga memandang investasi ini sebagai wujud peran pengusaha swasta untuk pemerataan pembangunan di Indonesia.
Pada bagian lain, Komisaris Utama PT Mayapada Healthcare Group Jonathan Thahir mengungkapkan, Mayapada Hospital Nusantara hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan di IKN sebagai bentuk perwujudan atas komitmen Mayapada. Untuk terus berkontribusi dalam memberikan akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Dia menerangkan, Mayapada Hospital Nusantara akan menyediakan sejumlah layanan kepada masyarakat. Seperti Cardiovascular Center, Oncology Center, Tahir Neuroscience Center, Gastrohepatology Center, Orthopedic Center, Tahir Uro-Nephrology Center, Obstetric dan Gynecology Center, dan Pediatric Center. “Kami yakin adanya MHNS (Mayapada Hospital Nusantara) bisa melayani masyarakat dan masyarakat di sekitar Kalimantan. Kami juga akan menahan devisa yang keluar dampak dari banyaknya masyarakat yang berobat ke luar negeri,” harapnya. (riz2/k8)
Rikip Agustani
ikkifarikikki@gmail.com
Editor : izak-Indra Zakaria