Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Gara-Gara Ulat Bulu, Taman Bebaya Tutup Sementara

izak-Indra Zakaria • 2023-11-08 19:00:00
MENANTI STERILISASI: Taman Bebaya ditutup sejak kemarin (7/11). Hal itu imbas serangan ulat bulu yang terjadi di kawasan tersebut.
MENANTI STERILISASI: Taman Bebaya ditutup sejak kemarin (7/11). Hal itu imbas serangan ulat bulu yang terjadi di kawasan tersebut.

SAMARINDA–Buntut serangan ulat bulu di Taman Bebaya berbuntut panjang. Sebagian besar pengunjung yang beraktivitas di sana jadi sasaran. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda mengambil langkah tegas. Menutup sementara taman di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Karang Asam, Kecamatan Sungai Kunjang, hingga waktu yang tidak ditentukan.

Penutupan tersebut terhitung sejak Selasa (7/11). Hal itu sebagai langkah penanganan di taman tersebut. Pasalnya, pengunjung termasuk peserta didik Sekolah Dasar (SD) 009 yang jaraknya kurang dari 200 meter dengan Taman Bebaya, serta warga RT 12, 14, dan 15, membuat Pemkot Samarinda “kelimpungan”.

Bahwa dari hasil penelitian, Dinas Kesehatan (Diskes) Samarinda sudah memastikan penyebab gatal-gatal dan bintik merah adalah ulat bulu. Diskes juga sudah memeriksa terhadap korban yang mengeluh hal serupa, dan mengambil beberapa sampel untuk diuji melalui pemeriksaan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

Kepala DLH Samarinda Endang Liansyah menyiasati agar wabah tak kunjung bertambah. “Sejak hari ini (kemarin), Taman Bebaya ditutup. Itu dalam rangka mensterilkan kawasan taman,” ucapnya.

Penutupan tersebut dalam rangka penyemprotan kembali insektisida. Disinggung batas waktu penutupan, dia menegaskan melihat situasi terlebih dahulu, apakah bisa steril dalam waktu cepat. “Jika hasilnya baik, Kamis atau Jumat pekan ini sudah bisa dibuka kembali, tapi kalau tidak ada perubahan secara signifikan, penutupan bisa diperpanjang,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan media ini, beberapa pengunjung masih aktif menikmati suasana sore di taman tersebut. Padahal, taman ditutup mulai pukul 10.00 Wita.

Hal itu dibenarkan Andi, petugas lapangan DLH Samarinda. Menurut dia, jalur utama untuk masuk di taman itu sudah ditutup. Selain itu, terdapat plang pagar penutup pemberitahuan yang menjelaskan taman tersebut ditutup sementara. “Tidak dibolehkan masuk, tapi masih saja ada orang yang ngotot untuk masuk,” singkatnya. (dra2/k8)

 

EKO PRALISTIO

pralistioeko@gmail.com

Editor : izak-Indra Zakaria
#samarinda