TENGGARONG – Pemerintah Kelurahan Baru, Kecamatan Tenggarong bekerjasama dengan Komunitas G7 Muda dan Kreatif. Untuk menggelar Festival Kampong Kuliner Tradisional ke-4. Yang berlangsung di Gang 7 RT 6 Kelurahan Baru mulai tanggal 5 hingga 11 November. Kegiatan yang rutin dilaksanakan tiap tahun ini bertujuan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat setempat dan memperkenalkan kembali kesenian dan budaya tradisional Kutai, khususnya di sektor kuliner.
Lurah Baru Bayu Ramanda mengatakan kegiatan ini dibuka dengan acara Beseprah atau makan bersama masyarakat Kelurahan Baru. Dengan mengangkat kebudayaan Kutai yang kental. Kegiatan ini diharapkan dapat menggeliatkan kembali kearifan lokal dan dikenal masyarakat luas. Mengingat adat budaya Kutai yang dipahami masih sebatas lingkup kesultanan.
“Padahal ada hal-hal yang menarik dan tumbuh di masyarakat. Dan ini kegiatan keempat. Alhamdulilah tahun ini dapat bantuan dari pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar. Dan antusias masyarakat dengan adanya kegiatan ini cukup meriah,” jelasnya.
Bayu berharap kegaitan ini dapat berdampak secara luas. Mengingat Kelurahan Baru adalah kelurahan yang terkecil di Tenggarong. Sehingga kegiatan ini diharapkan mampu membangkitkan perputaran ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Festival Kampong Kuliner Tradisional ke-4, Ihza, menyatakan bahwa kegiatan ini mencakup berbagai kegiatan. Termasuk pawai, beseprah, lomba olahraga tradisional, lomba mewarnai, lomba karaoke, serta hiburan seperti tingkilan dan tarian.
Selain itu, terdapat 17 tenant Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menawarkan makanan khas Kutai. Seperti bingka, sanggar, berbagai macam kue serabi, dan lainnya. “Kegiatan ini diharapkan dapat meriah dan memberikan manfaat bagi para UMKM dan ekonomi masyarakat setempat,” tutupnya. (adv/moe)
Editor : izak-Indra Zakaria