Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Belum Diperbaiki, Warga Balikpapan Keluhkan Bekas Galian Proyek Pipa PGN

izak-Indra Zakaria • Rabu, 6 Desember 2023 - 21:01 WIB
TIDAK DIPERBAIKI: Ketua LPM Graha Indah Shidiq Nur Alam menunjuk ruas Jalan Projakal yang terdampak akibat galian pipa dari PGN yang tak kunjung diperbaiki. KP
TIDAK DIPERBAIKI: Ketua LPM Graha Indah Shidiq Nur Alam menunjuk ruas Jalan Projakal yang terdampak akibat galian pipa dari PGN yang tak kunjung diperbaiki. KP

Bekas galian proyek pemasangan jaringan gas yang dilakukan PT Pertamina Gas Negara (PGN) di Jalan Projakal, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, belum tuntas diperbaiki hingga banyak dikeluhkan warga.

Sampai saat ini pihak yang bersangkutan belum juga memperbaiki jalan tersebut, yang berdampak terhadap penurunan badan jalan serta berlubang.

Kerusakan jalan tak kunjung diperbaiki. Padahal, pengerjaan proyek tersebut sudah selesai.

Hal itu sangat mengganggu kenyamanan warga ketika berkendara. Mengingat arus lalu lintas dan aktivitas di jalan tersebut sangat padat. Banyak pengendara terutama roda dua menjadi korban, terjatuh akibat kubangan yang dikira jalan mulus. Terlebih ketika hujan, jalanan licin dan berlumpur.

Lurah Graha Indah Satriyo Taufieq membenarkan hal itu. Banyak laporan dari masyarakat yang diterimanya menyayangkan sikap PGN, dan marah karena kecelakaan sering terjadi di wilayah tersebut.

 

Kelurahan sudah menginformasikan hal tersebut kepada Kecamatan Balikpapan Utara. Sehingga dibuatkan surat permohonan perbaikan fasilitas umum dan fasilitas sosial yang terdampak dari kegiatan tersebut yang ditujukan ke PGN. “Surat pertama dikirim Juni. Dan surat keduanya Oktober. Kedua surat tersebut sudah diterima PGN, namun belum ada realisasi hingga saat ini,” tegasnya.

Satriyo mengkhawatirkan sikap PGN yang tak kunjung memperbaiki fasilitas-fasilitas tersebut. Hal itu bisa saja semakin menambah korban. Dan berimbas pada kerugian di masyarakat dengan banyak bangunan warga, drainase, pagar dan fasum lainnya belum ditindaklanjuti.

“Ingin ada solusi dan tindak lanjut dari PGN terkait permasalahan tersebut. Semoga menjadi perhatian, dan segera ditindaklanjuti karena masyarakat menantikan perbaikannya,” sambung Satriyo.

Sementara itu, Ketua LPM Graha Indah Shidiq Nur Alam geram. Berkali-kali koordinasi ke pihak PGN untuk memperbaiki kerusakan Jalan Projakal, hingga kini belum dikerjakan. “Itu yang kami sayangkan, harusnya sikap PGN sesuai komitmen, yakni pengerjaan telah selesai, kemudian perbaikan dilakukan. Masyarakat dari awal sudah mendukung adanya kegiatan itu, tapi masyarakat kami yang dirugikan juga dengan kegiatan itu,” ujarnya.

Warga sering menyampaikan keluhan dan meminta solusi sesuai komitmen awal, tapi terkesan dibiarkan dan tidak ada solusi nyata. Kegiatan itu harus mementingkan dari sisi keselamatan warga. “Proyek di wilayah itu sudah selesai dikerjakan, tapi masih dibiarkan tidak diperbaiki seperti semula. Sudah banyak pengendara motor jatuh di wilayah itu,” imbuhnya.

Dia menegaskan, project manager dari pihak pelaksana harus bertanggung jawab terhadap dampak yang sudah ditimbulkan. Dan menginstruksikan kepada semua ketua RT yang wilayahnya dilalui pekerjaan galian pipa gas agar tidak menyetujui berita acara hasil pekerjaan sebelum pihak pelaksana menyelesaikan tanggung jawabnya.

“Saya pastikan laporan akan langsung saya teruskan ke pihak Pertamina dan Kementerian BUMN, agar mereka juga tahu bagaimana kelakuan kontraktornya yang sampai saat ini tidak ada tanggung jawab sama sekali. Apakah nunggu banyak korban baru ada tindak lanjut,” tegas Shidiq.

LPM Kelurahan Graha Indah mendukung setiap proyek strategis nasional, dan berharap ke depan bermanfaat bagi masyarakat. “Tapi kalau PSN akhirnya cacat di masyarakat, berarti ada sesuatu hal yang kurang, terutama mengenai dampak galian pipa yang sampai saat ini banyak dikeluhkan masyarakat,” ungkapnya. (lupus/dra/k8/kp)

Editor : izak-Indra Zakaria