PENAJAM - Suasana penuh kehangatan dan harapan mengiringi acara doa bersama yang digelar oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk mendukung pembangunan Bandar Udara Ibukota Nusantara (IKN) di Kelurahan Gresik, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pada Minggu (10/12) pagi.
Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun, turut hadir bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, Maria Kristi Endah Murni, yang mewakili menteri perhubungan RI dalam momen bersejarah tersebut.
Dalam sambutannya, Makmur Marbun menyatakan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten PPU untuk mendukung percepatan pembangunan bandara VVIP yang berlokasi di Kelurahan Gresik. Dia menjelaskan bahwa bersama dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (forkopimda) PPU, terus melakukan upaya maksimal guna mempercepat pembangunan bandara IKN.
"Kami, bersama forkopimda PPU, termasuk pak kajari, pak dandim, dan kapolres, selalu berdiskusi untuk memberikan sumbangsih dalam percepatan pembangunan bandara IKN ini," kata Makmur Marbun dengan penuh semangat.
Makmur Marbun menegaskan bahwa melalui kegiatan doa bersama ini, diharapkan pembangunan bandara VVIP yang telah berjalan dapat segera terselesaikan. Sebuah langkah penting dalam memastikan kesuksesan proyek strategis ini untuk melayani kepentingan nasional. Semoga doa bersama ini menjadi energi positif yang mempercepat langkah pembangunan menuju masa depan yang lebih baik.
"Mari kita berdoa bersama kepada Tuhan YME semoga pembangunan bandara ini cepat selesai tanpa hambatan suatu apapun," tutupnya.
Sementara itu Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, Maria Kristi dalam sambutannya mengatakan bersyukur pembangunan Bandara Ibukota Nusantara telah dimulai yang ditandai dengan terlaksananya ground breaking oleh Presiden RI, Joko Widodo pada 1 November lalu sehingga pembangunan bandara ini diharapkan dapat berjalan lancar dan tepat waktu.
Bandara ibukota Nusantara ini tambah dia, mempunyai luas terminal 7.350 meter persegi yang akan diperuntukkan untuk menyambut tamu VIP dan VVIP sehingga penumpang dapat terlayani dengan baik.
"Desain bandara ini selaras dengan konsep dasar IKN yaitu memadukan unsur modern dengan unsur kearifan lokal Kalimantan serta motif suku dayak dan tameng suku dayak. Selain itu desainnya juga mempertahankan semaksimal mungkin tentang alam, bentuk kontur dan vegetasi yang sudah ada, " bebernya.
Dijelaskan dia bahwa bandara tersebut memiliki ukuran Runaway 3000 meter dan lebar 45 meter sehingga pesawat berbadan besar seperti Boeing triple 7 dan airbrush 380 dapat mendarat di bandara itu.
"Saya berharap bandara Ibukota Nusantara ini dapat mendukung kegiatan pemerintahan di IKN guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Melalui doa bersama ini semoga pembangunan bandara dapat tepat waktu," tutupnya.
Dalam kesempatan ini Maria Christy murni didampingi PJ Bupati PPU juga menyerahkan sejumlah bingkisan kepada puluhan masyarakat yang berada di kelurahan gersik dan sekitarnya sebagai lokasi pembangunan bandara VVIP IKN. (bs/pro/adv).
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan