Pemilu 2024 semakin dekat. Setiap partai politik telah menyiapkan kader terbaiknya untuk bertarung pada pesta demokrasi yang akan digelar 14 Februari 2024, terutama untuk memperebutkan kursi legislative baik di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten/kota. Partai Golkar Paser pada Pemilu 2024 menargetkan 7 kursi di legislative. "Paling tidak hasil Pemilu 2024 Golkar bisa mencalonkan Bupati dan Wakil Bupati Paser dari kadernya sendiri,” kata Ketua DPD Partai Golkar Paser, Ikhwan Antasari, Rabu (13/13).
Ikhwan menuturkan, pada Pemilu 2019 lalu, Partai Golkar Paser meraih suara terbanyak kedua setelah PKB dengan perolehan 5 kursi di legislatif. Untuk itu, Partai Golkar ingin menuntaskan komitmennya bersama PKB yang saat Pilkada 2020 berkoalisi mengusung pasangan Fahmi-Masitah.
"Partai Golkar dan PKB komitmen menuntaskan visi dan misi PASER MAS, jangan sampai terpecah belah, terus solid baik di pemerintahan maupun DPRD sampai tuntas masa jabatan bupati dan wakil bupati,” katanya. Mengenai isu Bupati dr Fahmi Fadli dan Wakil Bupati Hj Syarifah Masitah Assegaf merenggang belakangan ini. Apalagi ada isu Wabup Masitah akan mencalonkan diri sebagai Bupati pada Pilkada Serentak 2024 mendatang. Isu tersebut, dibantah Ikhwan Antasari, ia mengaku hubungan pihaknya dengan Bupati Fahmi Fadli baik-baik saja. Sebab, Golkar Paser telah berkomitmen mendukung seluruh program kerja Pemkab Paser.
“Kalau ada isu-isu diluaran, mengenai Partai Golkar, sifatnya personal saja, bukan partai,” tegasnya.
Ia pun membantah adanya rekomendasi DPD Partai Golkar Provinsi Kaltim yang hanya mengusung Hj Syarifah Masitah Assegaf pada Pilkada 2024.
"Sebenarnya waktu rapat koordinasi daerah Partai Golkar di Balikpapan, direkomendasikan dua orang, saya dan ibu Wakil Bupati,” akunya.
Namun, kata Ikhwan, rekomendasi tersebut bisa saja berubah, tergantung situasi dan kondisi politik di 2024 dan hasil perolehan suara legislatif pada Pemilu 2024. “Saya sangat berharap Paser MAS terus dilanjutkan, mau ganti pemain atau gimana ya tergantung kondisi,"pungkasnya.(tom/vie)
Editor : izak-Indra Zakaria