Jakarta – Guru Binar dan Education New Zealand (ENZ) mengadakan acara inaugurasi kelulusan peserta program yang diluncurkan untuk para siswa jenjang SMA di Provinsi Kalimantan Timur. Acara inaugurasi ini merupakan puncak acara dari serangkaian Youth Intercultural Program.
Acara inaugurasi ini diselenggarakan pada Kamis, 14 Desember 2023 dan dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur Yeksi Utami, Head of Guru Binar Juliana, dan Perwakilan Education New Zealand Naluri Bella serta 100 siswa SMA sebagai peserta program yang berhasil menyelesaikan program hingga akhir.
Juliana mengatakan jika proses seleksi peserta program dilakukan dengan beberapa tahap,”saya berharap adik-adik semua memperoleh keterampilan tertentu dalam pengetahuan, tetapi yang terpenting, semoga adik-adik mendapatkan pengalaman belajar daring yang baik dan menarik, serta menikmati perjalanan belajarnya” (14/12).
Program dimulai pada bulan Oktober 2023 melalui pelaksanaan beragam kelas pelatihan Bahasa Inggris di platform Guru Binar. Diawali dengan kunjungan yang dilakukan oleh perwakilan ENZ ke beberapa sekolah yang ada di Provinsi Kalimantan Timur sebagai bentuk dukungan guna meningkatkan motivasi peserta dalam menjalankan program.
Tidak hanya sampai disini, program ini juga memberikan pengalaman dan pendampingan belajar internasional dengan Chasing Time English yang dilakukan secara daring. Di akhir program, para peserta juga mendapatkan sertifikat internasional keterampilan Bahasa Inggris dari English Score British Council setelah mengikuti tes CEFR (The Common European Framework of Reference for Languages), sebuah standar internasional yang dijadikan rujukan dalam mengukur keterampilan Bahasa Inggris.
“Pengalaman saya selama pelatihan ini sangat menantang. Kita diberi tugas yang mempunyai kesulitan tersendiri. Saya sangat senang mengikuti pelatihan ini dari awal hingga akhir, karena program ini sangat membantu saya dalam melatih kemampuan bahasa Inggris saya” ungkap Kevin Oktariano, salah seorang peserta yang lulus pada program ini dan berasal dari SMA Negeri 1 Samarinda (14/12).
Kevin juga menambahkan jika program ini menjadi nilai tambahan untuk dirinya karena tidak diajarkan pada pendidikan formal, “sehingga menjadikan program ini tidak membosankan dan memberikan dampak yang massive bagi kita sebagai murid binaan.”
Youth Intercultural Program merupakan program yang berfokus pada peningkatan Bahasa Inggris bagi siswa dengan mempelajari keterampilan mendengarkan (listening), membaca (reading), menulis (writing), dan berbicara (speaking) dengan mengintervensi para siswa yang berasal dari 10 SMA di Provinsi Kalimantan Timur. Pada program ini, dilaksanakan Virtual Cultural Exchange dengan berbagi wawasan antarbudaya dari Indonesia dan New Zealand. Para siswa melakukan presentasi dalam berbahasa Inggris dengan sekolah yang ada di New Zealand dan begitupun sebaliknya. Hal ini meningkatkan keterampilan public speaking dan menumbuhkan rasa percaya diri pada siswa.
Program ini juga merupakan bentuk kepedulian Guru Binar dan Education New Zealand terhadap keberlangsungan pendidikan di Indonesia khususnya dalam peningkatan berbahasa asing untuk siswa dengan memberikan pengalaman, pendampingan, dan wawasan terhadap dunia internasional.
Guru Binar merupakan sebuah platform pengembangan karir guru melalui pelatihan dan beragam pengembangan profesionalisme yang diinisiasi oleh Putera Sampoerna Foundation (PSF) sebagai respon terhadap pandemi Covid 19 dengan tujuan untuk meningkatkan akses pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan.
Sebagai bentuk komitmen untuk selalu meningkatkan kualitas para pendidik di Indonesia, Guru Binar bekerja sama dengan Education New Zealand (ENZ) sebuah badan pemerintah New Zealand yang fokus pada bidang pendidikan internasional.
“Saya yakin kami telah membekali para peserta dengan pengalaman belajar bahasa Inggris yang interaktif, inovatif, dan fleksibel. Lalu kami juga menyebarkan sistem pendidikan New Zealand yang unik dan berkualitas tinggi kepada dunia, dan saya sangat senang ENZ dapat mengenalkan pendidikan New Zealand kepada siswa Kalimantan Timur melalui program ini” ucap Naluri (14/12).
Program ini mendapat apresiasi tinggi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Tengah, “apresiasi yang sangat besar diberikan kepada Putera Sampoerna Foundation dan Education New Zealand karena kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan Indonesia. Besar harapan kami setelah mengikuti kegiatan ini akan banyak peserta didik yang kemampuan berbahasa inggrisnya semakin baik” tambah Yeksi Utami (14/11).
Dengan terlaksananya acara inaugrasi ini bukan merupakan akhir dari suatu upaya pengembangan soft skills dan keterampilan ber-bahasa Inggris siswa, melainkan sebuah awal pengembangan pemahaman peran siswa dalam melestarikan kultur Indonesia dan pada saat yang bersamaan belajar menghargai kultur asing. (pro/one)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan