Menuju pengujung tahun, beberapa waktu lalu DPRD Kaltim turut memantau progres revitalisasi Pasar Klandasan. Seperti diketahui, proyek revitalisasi dilakukan pada Blok A dan Blok B. Khususnya, fisik pembangunan Blok B turut menggunakan dana dari bantuan keuangan (bankeu) dari provinsi.
Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Haemusri Umar mengatakan, progres fisik pembangunan Blok A sebesar 90,53 persen. Ini berdasarkan data per 8 Desember. Saat ini, pekerja sudah masuk pekerjaan slop dan dinding kamar mandi. Lalu, pemasangan bumbungan, kusen, dan pintu, pengecatan pipa.
Kemudian pekerjaan mekanikal elektrikal, meja keramik, dan pemasangan talang air. Targetnya dalam pekan ini, seluruh pekerjaan bisa terlaksana 100 persen.
“Sedangkan untuk progres fisik pembangunan Blok B mencapai 91,49 persen,” ujarnya. Dia menuturkan, rincian keseluruhan pekerjaan sudah dilaksanakan kontraktor. Kini, kontraktor mengejar waktu untuk menyelesaikan pekerjaan mekanikal elektrikal plumbing (MEP).
“Selanjutnya, finishing lantai hardener, pekerjaan pengecatan eksterior, talang, dan penyelesaian rolling door,” bebernya. Prediksinya, pekerjaan Blok B ditargetkan rampung pada akhir Desember.
Haemusri optimistis, revitalisasi kedua blok Pasar Klandasan dapat rampung sesuai target. Terlebih kondisi sekarang, pekerjaan sudah mencapai lebih dari 90 persen.
“Kami berharap, proyek terpenuhi 100 persen pada akhir tahun,” ucapnya. Sebagai informasi, proyek revitalisasi Pasar Klandasan memiliki deadline pada 22 Desember.
Paket pembangunan ulang Blok A memiliki nilai proyek sebesar Rp 3,8 miliar berasal dari APBD 2023. Sementara, Blok B sebesar Rp 8,6 miliar menggunakan dana bankeu provinsi. Setelah revitalisasi rampung, pedagang pasar yang sudah menunggu sekitar satu tahun di TPS bisa mengisi pasar kembali.