Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Gencarkan Vaksinasi HPV

uki-Berau Post • 2024-01-23 20:04:24
Kabid P2P Dinkes Berau, Garna Sudarsono
Kabid P2P Dinkes Berau, Garna Sudarsono

TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggencarkan vaksinasi human papilloma virus (HPV) bagi siswi kelas V dan VI sekolah dasar (SD). Vaksinasi itu untuk mencegah kanker serviks sejak dini.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Dinkes) Berau, Garna Sudarsono mengatakan pelaksanaan vaksinasi HPV sudah berlangsung di November 2023 tahun lalu bertepatan pada Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). 

Ia menjelaskan, kegiatan itu untuk mempercepat penurunan angka kesakitan dan kematian akibat kanker leher rahim atau kanker serviks, yang merupakan kanker penyebab kematian tertinggi kedua di Indonesia. Serta menjaga masa depan anak-anak perempuan Indonesia agar selalu sehat, terhindar dari kanker serviks. 

Vaksinasi HPV diberikan khusus bagi siswi berusia 11-12 tahun hingga saat ini sudah terealisasi di sekolah-sekolah. Walaupun datanya masih dalam proses rekap. Vaksin HPV ini diberikan secara gratis dan sangat penting untuk melindungi anak perempuan dari kanker leher rahim atau kanker serviks. 

"Pelaksanaan vaksinasi terus kami pantau, dan targetnya semua bisa terlaksana tiap tahun,” bebernya. 

Dengan disuntik vaksin HPV pada usia 11-12 tahun, harapannya saat mereka masuk usia produktif imunitasnya sudah kuat terhadap virus papilloma. 

Para siswi kelas V akan mendapatkan dosis pertama, sementara siswi kelas VI menerima suntikan dosis kedua. Untuk dosis pertamanya sudah diberikan tahun lalu saat mereka masih kelas V. Walaupun memiliki risiko kematian yang tinggi, kanker serviks dapat dicegah. Salah satunya dengan upaya pencegahan melalui pemberian imunisasi HPV.

Diakuinya, peran Pemerintah daerah dan sektor pendidikan sangat penting bagi keberhasilan pelaksanaan imunisasi HPV yang terintegrasi dengan BIAS sebagai salah satu Upaya Kesehatan Sekolah (UKS).

Ia menjelaskan vaksinasi ini dilaksanakan berbasis sekolah dan dalam pelaksanaannya tenaga kesehatan dari puskesmas wilayah terjun ke sekolah-sekolah. 

"Setiap sasaran akan mendapatkan dua dosis vaksin HPV dengan interval satu tahun. Sebagai pengingat siswi yang telah disuntik dosis pertama akan mendapatkan kartu untuk pengantar pada saat vaksinasi dosis kedua," ucapnya.

“Tahun ini tentunya akan diberikan lagi kepada siswi kelas V dan IV SD. Pada saat BIAS di akhir tahun,” tutupnya. (*/aja/arp)

Editor : uki-Berau Post
#kesehatan