Pemkot Samarinda terus mematangkan desain ruang parkir di belakang Pasar Segiri, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Kota.
SAMARINDA–Desain itu mengedepankan estetika dengan menyediakan 20 persen ruang terbuka hijau (RTH), dan senada dengan desain arsitektur modern pada proyek pembangunan ruang terbuka publik (RTP) yang akan dikerjakan Untag 1945 Surabaya bersama tim Center for Climate and Urban Resilience (CeCUR) di lokasi yang bersebelahan.
Asisten II Pemkot Samarinda Sam Syaimun mengatakan, beberapa arahan Wali Kota Samarinda Andi Harun disampaikan dalam rapat paparan desain kawasan parkir di Balai Kota, Senin (12/2) lalu. Konsultan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah memaparkan desain sementara dalam agenda tersebut.
"Wali kota memberikan beberapa catatan, misalnya proporsi kendaraan roda dua dan roda empat agar dapat disesuaikan," ujarnya, Rabu (14/2).
Dia menjelaskan, toilet umum biasanya dibangun asal-asalan, sehingga diharapkan di area baru ini nanti, bangunan toilet dibangun lebih baik dan menjadi percontohan. Begitu juga ketersediaan ruang terbuka hijau agar menyediakan sekitar 20 persen.
"Jangan seluruh lahan dipakai untuk parkiran. Karena nantinya area tengah atau pintu utama Pasar Segiri yang saat ini banyak digunakan untuk parkir kendaraan roda dua, ke depan akan dibersihkan agar bergeser ke area belakang yang disiapkan," terangnya.
Sam menambahkan, pembangunan area parkir harus bersinergi dengan desain bangunan RTP modern yang kini dibangun CeCUR yang pendanaannya dari luar negeri (Adaptation Fund). Karena itu, dalam rapat beberapa waktu lalu, pemkot meminta agar konsultan DPUPR berkoordinasi dengan pelaksana proyek tersebut.
"Agar berkesinambungan dan sama dari sisi estetika. Agar tidak jomplang. Makanya dalam waktu dekat akan ada paparan lagi untuk penyempurnaan desain," ujarnya.
Mengenai rencana pembangunan fisik, mantan kepala Dinas Perikanan itu memperkirakan, paling mungkin dikerjakan di 2025 mendatang, mengingat skema anggaran tahun berjalan tahun ini sedang berjalan. Adapun untuk pekerjaan fisik menggunakan anggaran perubahan, waktunya pendek. "Paling tidak, tahun ini desainnya sudah klir, sehingga tahun depan bisa mulai dilaksanakan," pungkasnya. (dra/k16)
DENNY SAPUTRA
@dennysaputra46
Editor : Indra Zakaria