Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

DLH Tangani Limbah TPA Sambutan

Denny Saputra • 2024-02-17 12:50:00

TELITI: Konsultan DLH Samarinda mencoba menjernihkan sampel air lindi TPA Sambutan untuk mencari dosis yang tepat, Jumat (16/2).
TELITI: Konsultan DLH Samarinda mencoba menjernihkan sampel air lindi TPA Sambutan untuk mencari dosis yang tepat, Jumat (16/2).
 

 

SAMARINDA - Adanya keluhan warga atas dampak air limbah (lindi) dari TPA Sambutan yang mencemari sejumlah kolam ikan warga hingga area pertanian, menjadi perhatian serius Pemkot Samarinda. Rencananya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengusulkan sejumlah program yang dapat dikerjakan tahun ini.

Kepala DLH Samarinda Endang Liansyah tidak membantah adanya aliran lindi yang masuk ke kolam ikan warga. Terlebih imbas hujan deras beberapa waktu lalu, dengan jumlah sampah yang juga banyak. “Kami akan coba mengolah air itu,” ucapnya, Jumat (16/2).

Dia menerangkan, sebetulnya air lindi bagus untuk tanaman karena dapat berperan sebagai pupuk cair organik. Namun, jika masuk ke kolam ikan, tentu berbahaya karena kandungan oksigennya nol. “Terlebih di lokasi itu, sebetulnya lindi mengalir ke kolam eks tambang,” terangnya.

Menurutnya, air eks kolam tambang berbahaya untuk berbagai aktivitas, misalnya mandi, pertanian, dan ikan. Karena masih banyak mengandung logam berat. “Akan menimbulkan penyakit, tapi tidak sekarang. Bertahun-tahun ke depan,” jelasnya.

Salah satu usulan penanganan, yakni pengadaan empat IPAL portabel sejumlah. Membangun kolam pengaliran air lindi sekitar 0,5 hektare. Nantinya air yang ditampung ini disedot ke IPAL untuk diolah sebelum dialirkan ke drainase lingkungan.

“Di TPA Sambutan sebetulnya ada IPAL, namun tidak beroperasi lantaran tak ada jaringan listrik. Ini juga akan dirapatkan kembali dengan PLN mengenai solusinya,” ucapnya.

Saat ini pihaknya tengah menghitung kebutuhan anggaran penanganan tersebut untuk bisa diusulkan melalui anggaran tertentu, agar dapat dikerjakan tahun ini. Selain itu, pihaknya telah mendatangkan konsultan berpengalaman di bidang pengolahan air.

“Kami membuktikan bahwa air lindi dari TPA Sambutan bisa diolah. Semoga juga anggaran program penanganan sementara ini bisa disetujui wali kota,” pungkasnya. (kri/k16)

 

DENNY SAPUTRA

@dennysaputra46

 

Editor : Indra Zakaria
#samarinda