Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Perbaikan Jalan Pulau Banda, Wacana Ubah Jalur Truk Pembuangan Disposal ke Jalan Pesut

Denny Saputra • 2024-02-21 08:50:35

PERIKSA: Hendra Gunawan (kanan) bersama perwakilan PT Pembangunan Perumahan selaku kontraktor pembangunan terowongan Samarinda mengecek perbaikan jalan yang rusak di Jalan P Banda.
PERIKSA: Hendra Gunawan (kanan) bersama perwakilan PT Pembangunan Perumahan selaku kontraktor pembangunan terowongan Samarinda mengecek perbaikan jalan yang rusak di Jalan P Banda.


Kondisi Jalan Mulawarman dan Jalan Pulau Banda, Kelurahan Karang Mumus, Kecamatan Samarinda Kota, rusak parah.

 

SAMARINDA–Kerusakan itu ditengarai salah satu penyebabnya banyaknya truk berbobot besar yang melintas. Terkini yang paling intens melintas adalah truk pembuangan disposal proyek terowongan (tunnel) Samarinda sisi Jalan Kakap, dengan titik akhir membuang ke Jalan Kapten Soedjono.

Kerusakan badan jalan diketahui sekitar Sabtu (17/2) lalu. Mengetahui hal tersebut, tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Samarinda segera melakukan penutupan dan pengalihan sementara arus lalu lintas. Sejurus penanganan sementara yang direncanakan dengan pengaspalan.

Kepala DPUPR Samarinda Desy Damayanti melalui Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Hendra Gunawan menerangkan, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung mengecek lokasi. Kemudian menutup sebagian jalan untuk melakukan rekayasa lalu lintas. “Targetnya kami perbaikan dengan pengaspalan. Namun, lebih dulu jalan digali kemudian dilapis fondasi bawahnya dengan menghampar batu gunung untuk perkuatannya, sebagai agregat. Setelah itu pada bagian atas dilapisi aspal ulang,” ucapnya, ditemui di lokasi kegiatan Senin (19/2).

Bahwa metode itu disebutkannya paling tepat digunakan di jalan tersebut, karena ketika penggalian badan jalan, pihaknya kesulitan menemukan tanah keras, malahan tanah lunak. Kalau dipaksakan menggunakan cor beton, berpotensi patah. “Itu cara yang tepat. Dengan metode itu diharapkan setelah perbaikan juga lebih panjang. Targetnya Selasa (20/2) perbaikan selesai, dan akses itu akan kembali dibuka,” sambungnya.

Mengenai penyebab kerusakan jalan, dia menyebut banyak faktor, antara lain banyaknya kendaraan bermuatan besar yang melintas. Tidak terkecuali truk angkutan disposal pembangunan terowongan segmen Jalan Kakap, karena truk dari Jalan Kakap membawa disposal untuk dibuang ke Jalan Kapten Soedjono, melintasi Jalan Pulau Banda hingga Jalan Otto Iskandardinata (Otista) dan Jalan Sultan Sulaiman. “Di jalur itu juga banyak mobil parkir. Itu cukup memengaruhi,” ucapnya.

Saat ini pihaknya mempertimbangkan melewatkan kendaraan truk disposal dari Jalan Kakap berbelok kanan ke arah Jalan Pesut menuju Jalan Otista. Namun, menunggu kajian dan persetujuan dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan kepolisian, dalam hal itu Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda.

“Kami juga sudah menerima adanya kerusakan salah satu tanjakan di Jalan Sultan Sulaiman, ditengarai juga imbas truk disposal. Setelah perbaikan di Jalan Pulau Banda rampung, tim kami bergerak ke sana,” pungkasnya. (dra/k8)

DENNY SAPUTRA
@dennysaputra46

Editor : Indra Zakaria
#samarinda