Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Distan PPU Lakukan Pendataan Peternak, Identifikasi Apabila Ada Serangan Penyakit

Ari Arief • Selasa, 26 Maret 2024 - 18:15 WIB

DATA: Petugas Distan PPU (kanan) melakukan pendataan peternakan ayam petelur dan potong di Babulu.(ist)
DATA: Petugas Distan PPU (kanan) melakukan pendataan peternakan ayam petelur dan potong di Babulu.(ist)
 

 

PENAJAM–Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melakukan pendataan kepada seluruh peternak ayam petelur dan ayam potong di wilayahnya. Pendataan ini melibatkan semua penyuluh pertanian lapangan di setiap wilayah binaan di PPU, bertujuan untuk mengetahui jumlah peternak dan populasi ayam potong dan petelur di PPU. Hal ini penting untuk memudahkan identifikasi apabila ada serangan penyakit, serta untuk mengetahui pola kemitraan peternak dengan pihak lain. 

Kepala Distan PPU Andi Trasodiharto, Senin (25/3), mengatakan bahwa pendataan masih berlangsung. Dari hasil sementara, diketahui bahwa terdapat sekitar 184 peternak ayam petelur dan peternak ayam potong di PPU. Populasi ayam di PPU diestimasikan mencapai ratusan ribu ekor. Dia menjelaskan, sebagian besar peternak ayam di PPU bermitra dengan perusahaan pembibitan dan pakan. Ayam-ayam ini dibesarkan di PPU, tetapi dipotong di Balikpapan karena keterbatasan infrastruktur pemotongan di PPU. 

Dijelaskannya, pendataan peternak ayam ini diharapkan dapat memberikan manfaat, di antaranya, memudahkan identifikasi dan penanggulangan penyakit hewan; meningkatkan koordinasi antara Distan dengan peternak; memperkuat pola kemitraan antara peternak dan pihak lain; serta mengembangkan peternakan ayam di PPU. “Langkah selanjutnya Distan PPU ingin meningkatkan populasi ayam dan produksi telur di PPU untuk memenuhi kebutuhan pasar," kata Andi Trasodiharto. Di samping itu, lanjut dia, Distan yang kini dipimpinnya itu juga akan mendorong peternak untuk membangun infrastruktur pemotongan ayam di PPU, sehingga ayam-ayam yang dibesarkan di PPU dapat dipotong dan dipasarkan di wilayah PPU.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Usaha Peternakan, Distan PPU, Ihyan Nizam, menambahkan, bahwa di seluruh PPU terdapat enam perusahaan swasta lokal dan Balikpapan yang melakukan kerja sama dengan peternak ayam petelur dan potong di daerah ini. “Data Desember 2023 saja jumlah peternak ayam petelur dan potong di PPU mencapai 184 peternak, dengan jumlah ratusan ribu ayam di dalam kapasitas kandang yang dimitrakan. Jumlah ini tersebar pada empat kecamatan Sepaku, Penajam, Waru, dan Babulu,” kata Ihyan Nizam.

Sementara itu, kebutuhan telur dan ayam potong di PPU mengalami peningkatan menjelang Idulfitri 1445 Hijriah. Berdasarkan pantauan di Pasar Induk Penajam, permintaan telur ayam mulai meningkat akhir-akhir ini. Hal senada juga diungkapkan oleh pedagang ayam potong, Udin. Ia mengatakan, permintaan ayam potong meningkat signifikan dalam beberapa hari terakhir. “Banyak pembeli yang datang untuk membeli ayam potong. Mungkin mereka ingin menyiapkan hidangan puasa Ramadan. Biasanya, permintaan daging ayam meningkat drastis jelang Lebaran,” kata Udin. (far/k8)

 

 

 

ARI ARIEF

ari.arief@kaltimpost.co.id

 

Editor : Indra Zakaria
#ppu #peternakan