Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Program Rehabilitasi RTLH Tahun Ini, Target 150 Rumah di Kota Tepian

Denny Saputra • 2024-04-01 10:00:00

 

Erwinsyah
Erwinsyah
 

SAMARINDA - Setiap tahun Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran untuk program rehab rumah tidak layak huni (RTLH). Hal itu sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas hidup warga prasejahtera.

Tahun ini khusus di Samarinda, program tersebut menyasar 150 rumah. Nilai tiap rumah Rp 25 juta. Sasaran perbaikan yakni rumah-rumah yang kondisinya tidak layak dari sisi lantai tanah dan dinding yang masih terbuat dari bambu atau tripleks, atap seng/asbes yang sering bocor, hingga yang tidak memiliki MCK.

PPTK Proyek Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman Kumuh, bidang Perumahan dan Permukiman, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR-Pera) Kaltim Erwinsyah mengatakan, RTLH menjadi program prioritas dari kepala daerah.

Sejak kepemimpinan Gubernur Isran Noor, program ini selalu menjadi bahan pembahasan untuk terus dilaporkan perkembangannya. “Baik penyelesaian kawasan kumuh maupun program RTLH ini menjadi salah satu konsentrasi untuk diselesaikan. Anggarannya pun cukup besar dari tahun ke tahun,” ucapnya, Jumat (29/3).

Khusus di Kota Tepian, dirinya menyebut, tahun ini ada 150 rumah yang menjadi sasaran RTLH. Nantinya sesuai peraturan gubernur, setiap rumah mendapat bantuan perbaikan beberapa bagian seperti atap, lantai, dan dinding (aladin).

“Nilai bantuan sekitar Rp 25 juta, nantinya dikerjakan pihak ketiga. Warga tinggal menerima hasil perbaikan saja,” sebutnya.

Mengenai kegiatan tahun ini, saat ini masih proses administrasi persiapan pengadaan menggunakan sistem e-katalog. Meski menggunakan sistem repeat order (RO), tentu memerlukan waktu pada tahap pengadaan lelang pengawas pekerjaan. “Harapannya pertengahan April sudah bisa dimulai. Ini untuk 10 kabupaten/kota juga ya,” jelasnya.

Dia menambahkan, saat ini masih mengkaji mengenai nilai bantuan yakni Rp 25 juta, apakah masih relevan dengan kondisi terkini. Namun, utamanya apakah dengan dana tersebut, rumah yang menjadi sasaran program RTLH bisa disebut layak huni.

“Semuanya sambil berjalan, semoga bisa segera dikerjakan, sehingga warga juga semakin cepat merasakan manfaatnya,” pungkasnya.(kri/k16)

 

DENNY SAPUTRA

@dennysaputra46

 

Editor : Indra Zakaria
#samarinda