Selain itu, juga ada plastik sisa jualan penganan berbuka puasa, serta sampah organik lainnya seperti sisa makanan berbuka puasa.
Sudirman menambahkan, bahwa H-1 lebaran volume sampah juga mengalami peningkatan, yakni mencapai 800 ton. Sehingga pihaknya harus menambah jam kerja untuk mengangkut sampah tersebut.
Untuk penanganan sampah tersebut, kata dia, pihaknya mengerahkan kurang lebih 800-an petugas dengan 80 unit armada. Petugas sampah tersebut bekerja dalam dua shift dari jam enam pagi hingga malam. "Sampah tersebut dibawa ke tempat pembuangan TPA Manggar. Setelah dilakukan pemilahan," terangnya.
Ia mengajak masyarakat untuk membuang sampah di tempat yang telah disediakan, tidak membuang sembarangan. Tujuannya untuk memudahkan petugas kebersihan mengambilnya.
"Selain itu, kami mengimbau masyarakat memilah sampah sebelum membuangnya. Tujuan pemilahan agar sampah organik dan sampah anorganik tidak bersatu dalam satu wadah," pungkasnya.
(MAULANA/KPFM)