Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Edi Damansyah Bawa Kukar Zero Desa Tertinggal

Elmo Satria Nugraha • Senin, 26 Agustus 2024 - 18:30 WIB

Bupati Kukar Edi Damansyah saat menyerahkan penghargaan Anugerah Desa Idaman 2024 Bidang Pengelolaan Keuangan Desa, Pengelolaan Aset Desa dan Pengelolaan BUMDes di Gedung Putri Karang Melenu (PKM), Te
Bupati Kukar Edi Damansyah saat menyerahkan penghargaan Anugerah Desa Idaman 2024 Bidang Pengelolaan Keuangan Desa, Pengelolaan Aset Desa dan Pengelolaan BUMDes di Gedung Putri Karang Melenu (PKM), Te


KUTAI KARTANEGARA – Bupati Edi Damansyah menyatakan tak ada lagi desa tertinggal di Kutai Kartanegara (Kukar). Hal ini disampaikannya saat menyerahkan penghargaan Anugerah Desa Idaman 2024 Bidang Pengelolaan Keuangan Desa, Pengelolaan Aset Desa dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Gedung Putri Karang Melenu (PKM), Tenggarong Seberang, Kamis (15/8/2024) lalu.

“Alhamdulillah, sudah tidak ada lagi desa dengan kategori tertinggal. Semoga kualitas di desa akan semakin baik,” ungkap Edi.

Disampaikan, penghargaan ini diserahkan sekaligus memberikan penilaian terhadap pengelolaan keuangan desa. Mulai dari tahap penyaluran kepatuhan terhadap syarat penyaluran, tahapan penyaluran tepat waktu serta pertanggungjawaban dan juga pelaporan.

Penghargaan Anugerah Desa Idaman 2024 diserahkan kepada kepala desa (kades) yang meraih keberhasilan. “Sebagai bentuk apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, total ada 14 desa memperoleh penghargaan dan menerima bantuan dana,” terang Edi.

Lebih lanjut dia menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada kepala desa yang telah menerima prestasi penghargaan keberhasilan dalam Pengelolaan Keuangan Desa, Aset Desa serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Pemberian penghargaan ini menurutnya bukan kompetisi menang atau kalah. Melainkan sebagai aspirasi dan apresiasi agar setiap desa di Kukar senantiasa lebih meningkatkan kinerjanya.

“Sekaligus memotivasi sebagai sarana monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan di masing-masing desa,” tandas Edi. (adv)

Editor : Indra Zakaria