Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Harga Tiket ke Berau Turun 10% Jelang Nataru, Pemprov Kaltim Siapkan Strategi Tambahan

Indra Zakaria • 2024-12-04 11:45:16
PENERBANGAN: UPBU Kelas I Kalimarau menyiapkan extra flight untuk menunjang libur dan mudik Lebaran 2024. 
PENERBANGAN: UPBU Kelas I Kalimarau menyiapkan extra flight untuk menunjang libur dan mudik Lebaran 2024. 

PROKAL.CO, Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, harga tiket penerbangan domestik turun hingga 10%.

Meski begitu, dampaknya belum terasa signifikan untuk penerbangan menuju Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Hingga kini, tiket ke wilayah tersebut masih berkisar Rp 1-1,5 juta per kursi.

Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menilai perlunya strategi tambahan untuk memastikan harga tiket ke Berau semakin terjangkau.

"Penurunan harga tiket bukan hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga peluang besar untuk menarik wisatawan," ujarnya.

Saat kunjungan ke Berau, Akmal berdiskusi dengan pengelola Bandara Kalimarau mengenai langkah strategis.

Salah satunya adalah memberikan insentif berupa pembebasan biaya parkir pesawat di bandara tersebut.

Ia juga mengusulkan insentif lainnya, seperti penggratisan penggunaan garbarata, yang diyakini mampu menurunkan ongkos penerbangan.

Pembentukan Tim Khusus untuk Pemangkasan Harga Tiket

Akmal meminta Pemprov Kaltim membentuk tim khusus yang melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pariwisata, dan pihak terkait lainnya.

Tim ini diharapkan dapat merancang kebijakan daerah yang mendukung pemangkasan harga tiket lebih jauh.

Menurut Akmal, strategi ini berpotensi menciptakan efek domino yang positif. "Selain membantu masyarakat, kebijakan ini juga dapat meningkatkan jumlah wisatawan ke Kaltim," ujar Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri tersebut.

Skema Block Seat Jadi Opsi

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Kaltim, Lina Hasliana, menjelaskan bahwa salah satu opsi yang sedang dibahas adalah skema block seat.

Dalam skema ini, pemerintah atau pelaku usaha memesan beberapa kursi dalam satu penerbangan, sehingga maskapai memiliki peluang menekan biaya operasional.

Namun, penerapan skema ini memerlukan anggaran besar. Sebagai contoh, Pemkab Kutai Barat pernah menerapkan block seat dengan subsidi senilai Rp 1,4 miliar dari dana tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan di wilayah tersebut.

Untuk penerbangan ke Bandara Kalimarau, estimasi biaya block seat mencapai Rp 1,8 miliar. Lina menyebut bahwa Pemkab Berau dan sejumlah pelaku usaha sedang mendiskusikan pembiayaan ini.

Jika terealisasi, skema ini akan melengkapi subsidi 10% dari pemerintah pusat dan membantu menurunkan harga tiket lebih signifikan.

Peluang Menarik Wisatawan ke Berau

Penurunan harga tiket ini bukan hanya akan membantu masyarakat lokal, tetapi juga membuka peluang lebih besar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Berau, yang dikenal dengan destinasi wisata alamnya seperti Kepulauan Derawan.

Langkah strategis Pemprov Kaltim diharapkan dapat menjadi solusi nyata untuk menjadikan Kaltim semakin menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. (adv/diskominfokaltim/ryu)

Editor : Indra Zakaria
#berau #nataru #pemprov kaltim #harga tiket