Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Isu Pemangkasan Beasiswa Gratispol Jadi Rp 5 Juta, Pemprov Kaltim Tegaskan Hoaks

Indra Zakaria • 2025-11-27 09:18:17
Muhammad Faisal
Muhammad Faisal

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial mengenai pemangkasan bantuan pendidikan Gratispol menjadi maksimal Rp 5 juta adalah hoaks. Kabar tersebut sebelumnya menyebut pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) berdampak pada pengurangan nilai bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Kaltim sekaligus Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal membantah informasi tersebut. “Ini kan jelas hoaks,” tegas Faisal.

Ia memastikan bahwa Program Gratispol tetap berjalan seperti biasa tanpa ada pengurangan. Bahkan cakupannya terus diperluas agar bisa menyentuh seluruh mahasiswa Kaltim.

Faisal memaparkan bahwa total anggaran Gratispol tahun 2026 dialokasikan mencapai lebih dari Rp 1,38 triliun dengan rincian:

Gratispol S1: Rp 1.181.973.000.000

Gratispol S2–S3: Rp 133.668.000.000

Gratispol Luar Kaltim: Rp 12.870.000.000

Gratispol Luar Negeri: Rp 14.844.500.000

Gratispol Khusus: Rp 34.506.000.000

Operasional Tim Gratispol: Rp 2.567.278.861

Total anggaran: Rp 1.380.428.778.861

Angka ini menegaskan bahwa Pemprov Kaltim tidak melakukan pemangkasan terhadap program unggulan bidang pendidikan tersebut.

Terpisah, Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim, Dasmiah juga menjelaskan bahwa batas atas bantuan UKT sudah diatur jelas dalam petunjuk teknis (juknis) dan tidak pernah berubah, yakni:

Sosial/Humaniora: Maksimal Rp 5 juta

Eksakta: Maksimal Rp 7 juta

Farmasi: Maksimal Rp 8 juta

Kedokteran: Maksimal Rp 15 juta

S2: Maksimal Rp 12 juta

S3: Maksimal Rp 15 juta

Batas atas ini bukan kebijakan baru, melainkan aturan yang sudah berlaku sejak awal program. Dirinya mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Terutama dari akun-akun media sosial yang tidak memiliki kredibilitas.

“Prinsipnya, Gratispol tetap jalan tanpa berkurang. Bahkan cakupannya kini semakin luas hingga menyasar semua mahasiswa,” ujarnya. Pemprov Kaltim memastikan akan terus memberikan layanan pendidikan terbaik. Termasuk menjaga keberlanjutan program Gratispol Pendidikan yang menjadi kebanggaan daerah. (adv/diskominfo/KRV/pt)

 

Editor : Indra Zakaria