Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Akar Pohon Merembet hingga Merusak Drainase

anggri-Radar Tarakan • Selasa, 29 Januari 2019 - 20:38 WIB

TARAKAN – Salah satu pohon di pinggir Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Karang Anyar, semakin membesar. Akar pohonnya pun muncul di permukaan badan jalan. Tak tanggung-tanggung hingga menghancurkan dindin drainase.

Ketua RT 13, Herlinda mengaku khawatir sewaktu-waktu pohon tumbang dan menimpa pengguna jalan. Sebab wadah di lokasi pohon ini tumbuh sudah tidak memadai. Apalagi Jalan Slamet Riyadi ini tak pernah sepi dari pengendara. Dapat dikatakan, hampir 24 jam kendaraan berlalu-lalang di daerah tersebut.

“Karena akarnya sudah tidak di dalam tanah, takutnya sewaktu-waktu tumbang. Banyak pohon di pinggir jalan mau tumbang, takutnya nanti pas ada yang lewat kena. Ini kan jalan umum, 24 jam dilewati,” ungkapnya.

AKibat akar pohon kian merembet, konstruksi semenisasi di beberapa titik drainase ini patah dan hancur. Ada pula siring drainase yang amblas, sehingga menghambat airan air. Belum lagi diperparah dengan tumpukan pasir di drainase. Alhasil ketika hujan, sebagian daerah tergenang air. “Karena tertahan sama tumpukan pasir, kalau hujan sebagian daerah tergenang air,” katanya.

Meski begitu, ia menilai lingkungan ditumbuhi pepohonan tetap memberikan manfaat. Yakni dapat menyerap air dan melindungi dari paparan sinar matahari secara langsung.

Mengingat siring drainase sudah hancur, tanah tertahan dengan akar pohon. Lambat laun, jika pohon tumbang, tidak ada lagi akar yang menahan dinding tanah. Sehingga perlahan tanah terkikis air dan semakin melebar.

Tak hanya itu, di daerah RT 13 ini tredapat instansi pendidikan. Sayangnya tidak ada jalan khusus untuk anak sekolah atau pejalan kaki. Tentu diharapkannya ada pembuat akses khusus pejalan kaki. (*/one/ash)

 

 

 

Editor : anggri-Radar Tarakan
#Hallo RT