TARAKAN – Dua pot bunga dengan tanamannya terpasang di jalan Tengku Umar, Kelurahan Pamusian, Tarakan, Jumat (31/1), sebagai penanda adanya jalan yang rusak.
Dari pantauan awak media ini, meski arus lalu lintas lancar, namun kurang baik dipandang karena berada di jalan kota Tarakan.
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Tarakan yang dikonfirmasi terkait hal itu juga telah mendapatkan informasi tersebut dan menindaklanjuti dengan mengecek ke lapangan.
“Pemeliharaan kita jalan, teman-teman sudah keliling,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUTR Tarakan Pandariansyah, Jumat (31/1).
Pandariansyah pun tidak menampik jika jalan tersebut sudah lama belum tersentuh peningkatan jalan. Usia jalan menjadi salah satu pertimbangan.
Menurut Pandriansyah, ada saatnya pihaknya akan melakukan peningkatkan jalan berupa overlay. Jika memang sudah memenuhi kriteria melakukan kegiatan tersebut.
“Sudah lebih dari lima tahun itu semua kondisi jalannya. Mana ada kita meningkatkan. Sejak kami pindah ke kantor PU yang di Mulawarman, gitu-gitu saja. Nanti pada saatnya kita tingkatkan jalan itu,” urainya.
Jalan tersebut memang aset Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan. Karena itu, untuk penangangan sementara, DPUTR Tarakan segera melakukan perbaikan. Namun masih bersifat pemeliharaan, belum pada peningkatan jalan.
“Kita hanya temporer saja, seperti pemeliharaan. Nanti ke depan baru kita lakukan peningkatan jalan,” imbuhnya.
Menurutnya, perbaikannya hanya di semen dulu untuk mengantisipasi kecelakaan akibat kerusakan jalan. Tidak hanya di Jalan Tengku Umar, kegiatan pemeliharaan juga akan dilakukan di sekitar bundaran Hang Tuah di depan gedung Gitajalatama dan di sekitar tugu Minapolitan. Adapun untuk peningkatan jalan, memang merencanakan penanganan secara menyeluruh. Namun belum bisa memastikan kapan dilakukan. (mrs/uno)
Editor : uki-Berau Post