Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kaltara Dapat Kiriman Kabut Asap

izak-Indra Zakaria • Kamis, 5 Oktober 2023 - 03:16 WIB
TETAP BERAKTIVITAS: Kabut asap yang menyelimuti wilayah Tanjung Selor agak menebal khususnya di Tepian Sungai Kayan dan sekitarnya.
TETAP BERAKTIVITAS: Kabut asap yang menyelimuti wilayah Tanjung Selor agak menebal khususnya di Tepian Sungai Kayan dan sekitarnya.

TANJUNG SELOR - Kondisi Kalimantan Utara (Kaltara) saat ini diselimuti kabut asap, khususnya di Kabupaten Bulungan. Meskipun di wilayah Kaltara tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 

Kabut asap yang menyelimuti tersebut merupakan kiriman dari luar Kaltara. Menurut salah seorang warga Hendra, sudah beberapa hari ini Tanjung Selor diselimuti kabut asap. Tentunya hal ini mengganggu jarak pandang. 

“Biasanya karena kebakaran lahan atau hutan. Tapi tidak ada juga mas. Tapi kenapa kabut atau ini kiriman mungkin. Sulit juga untuk melihat. Jarak pandang terganggu,” ucapnya, Selasa (3/10). 

Senada dengan Hendra, Nita warga Tanjung Selor juga merasa kesulitan beraktivitas. Bahkan untuk bernafas saja, sedikit terganggu akibat kabut asap. Apalagi, Selasa (3/10), kondisi kabut asap cukup tebal dibandingkan hari sebelumnya. 

“Sebelumnya kabut asap tidak terlalu menebal. Semoga kabut asap cepat hilang dan teratasi, sehingga aktivitas berjalan normal,” harapnya. 

Dikonfirmasi terpisah, Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjung Harapan, Tanjung Selor Izza Nur Rahman menegaskan, tidak ada hot spot yang terpantau di Kaltara. Hanya saja, diketahui ada kebakaran hutan dan lahan terjadi di Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Timur (Kaltim).

“Berdasarkan analisis BMKG, terdapat angin yang bergerak dari selatan dan barat daya menuju ke utara. Sehingga asap sampai ke Kaltara. Dampak kabut terjadi di seluruh wilayah di Kaltara,” terangnya. 

Untuk jarak pandang, normalnya bisa sampai 10 kilometer. Namun saat ini jarak pandang hanya 6 kilometer. “Sebenarnya bisa sampai 1 kilometer jarak pandang jika semakin tebal. Masyarakat diminta menggunakan masker, agar tak terkena penyakit pernapasan,” pesannya. 

Untuk penerbangan di Bandara Tanjung Harapan, tidak ada kendala. Namun,jika kabut asal semakin tebal, disarankan tidak ada aktivitas penerbangan. (fai/uno)

Editor : izak-Indra Zakaria
#cuaca