Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pemancing Dilaporkan Hilang di Perairan Pulau Bunyu, Pencarian Terkendala Titik Koordinat

izak-Indra Zakaria • 2023-10-16 19:42:47
PENCARIAN KORBAN: Tim SAR gabungan terus berupaya mencari korban yang diduga tenggelam di perairan Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, Minggu (15/10).
PENCARIAN KORBAN: Tim SAR gabungan terus berupaya mencari korban yang diduga tenggelam di perairan Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, Minggu (15/10).

TARAKAN - Seorang pemancing, Mula diduga hilang saat mencari ikan di perairan Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, sekitar pukul 17.00 Wita, Sabtu, (14/10) lalu. Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan masih berupaya melakukan pencarian terhadap korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan Syahril mengatakan, korban sudah tak terlihat lagi sejak pamit memancing ikan sekitar pukul 17.00 Wita. Namun, rekan dan keluarga korban mulai menyadari hilangnya korban sekitar pukul 01.00 Wita, Minggu (15/10).

“Sampai sore hari ini (kemarin, Red) kami masih pencarian tapi nihil. Belum ada tanda-tanda,” ujarnya. Ia mengungkapkan, pelaporan yang diberikan kepada Tim SAR juga terkesan terlambat. Sebab pihaknya baru nenerima laporan, Sabtu (14/10) lalu. Seharusnya pihak keluarga maupun rekan korban dapat melapor lebih cepat untuk mendapatkan pertolongan yang lebih awal.

“Biasanya ada situasi tahap menyadari bahwa salah seorang anggota keluarganya belum pulang. Tapi baru dilaporkan sehari atau bahkan ada yang empat hari baru melapor. Ya menurut kami masih lumayanlah kalau sehari ini,” tuturnya.

Perahu milik pria berusia 60 tahun itu sudah ditemukan di sekitar TKP oleh warga Pulau Bunyu. Namun saat ini, pihaknya mengalami kendala terkait banyaknya titik koordinat yang berbeda-beda dari keterangan warga.

“Laporan dari pihak keluarga memang pergi sendiri. Kami tidak tahu pasti, di mana titik korban saat hilang. Ya sesuai informasi, kami kembangkan saja lokasi pencariannya,” ungkapnya.

Area pencarian kini belum diperluas. Sebab terkendala titik koordinat yang belum tepat. Bahkan tidak ada saksi yang melihat korban diduga tenggelam di laut. Diketahui, unsur tim SAR gabungan bersama TNI, Polri dan masyarakat. Sarana pencarian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dan satu alat pendeteksi manusia di dalam air atau aquqeye.

“Sebenarnya penggunaan alat itu pun harus diketahui pasti posisi terakhir korban. Apalagi perairan disitu juga luas, kami masih belum tahu titik koordinat terakhir. Tak ada yang tahu karena laporannya hilang dan belum kembali,” tuturnya. (sas/uno)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Peristiwa #Tenggelam Bulungan #bulungan