Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Awal Tahun, Sudah 15 Kejadian Karhutla di Wilayah Kabupaten Nunukan

Radar Tarakan • 2024-03-08 10:31:53
KEJADIAN KARHUTLA: Karhutla yang terjadi sepanjang Januari hingga Februari sudah membakar 21,55 hektar hutan dan lahan. FOTO: DOK RADAR TARAKAN
KEJADIAN KARHUTLA: Karhutla yang terjadi sepanjang Januari hingga Februari sudah membakar 21,55 hektar hutan dan lahan. FOTO: DOK RADAR TARAKAN

 

Periode Januari hingga Februari, tercatat sudah terjadi 15 kali kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Nunukan. Karhutla bahkan terjadi di semua wilayah, mulai dari wilayah satu Nunukan, wilayah dua Nunukan Selatan dan wilayah tiga Kecamatan Sembakung hingga Lumbis. Sebagian besar kejadian kebakaran terjadi di Nunukan dan Nunukan Selatan. Dalam kejadian karhutla tersebut, setidaknya sudah ada 3 orang yang telah diamankan ke Polres Nunukan Selaku terduga membuka lahan dengan cara dibakar. 

Kasubid Informasi pada BPBD Nunukan, Muhammad Basir mengungkapkan, puncak karhutla terjadi pada Februari bulan lalu, dimana total akumulasi kejadian kebakaran yang tercatat, terjadi sudah sebanyak lebih dari 11 kejadian. Sementara di Januari, hanya ada 4 kejadian karhutla.

“Paling banyak kebakaran bulan 2 kemarin (Februari), itu sampai terjadi juga di dapil empat, ada 5 titik kejadian karhutla,” ungkap Basir ketika dikonfirmasi, Rabu (6/3).  

Namun, luasannya lahan yang terbakar di wilayah tiga dan empat, belum bisa ditentukan kepastian luasannya, personel hingga saat ini masih melakukan pengukuran. Namun yang jelas, lebih dari 5 hektar hutan dan lahan terdampak kebakaran tersebut.   Berbeda dengan di Nunukan dan Nunukan Selatan, sebagian besar kejadiannya karhutla yang terjadi di wilayah tiga dan empat, terjadi dikarenakan cuaca panas. Karena saat kebakaran terjadi, tidak ada seorangpun yang terlihat paling awal ada di lokasi, termasuk semua lahan yang terbakar, tidak ada satupun pemilik lahannya.

“Memang dugaan kuat karhutla yang terjadi di wilayah empat faktor cuaca panas yang sampai bisa membakar hutan yang kering, berbeda kalau di Nunukan memang faktor manusianya,” kata Basir. 

Jadi catatan BPBD Nunukan, akumulasi luasan lahan yang telah tercatat sudah mencapai 21,55 hektar. Jumlah ini belum termasuk kejadian karhutla di wilayah empat dan karhutla yang baru-baru ini terjadi di wilayah Binusan. 

Atas kejadian itu pula, Basir pun menghimbau dan mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari praktek-praktek yang dapat memicu kebakaran lahan, terutama dalam musim kering seperti saat ini. (raw/lim)

Editor : Indra Zakaria
#nunukan