Optimistis Realisasi PAD di Pelabuhan Tengkayu II Tarakan Tercapai
Radar Tarakan• 2024-05-19 14:50:00
RETRIBUSI: Dengan adanya penyesuaian tarif untuk maka UPTD Pelabuhan Tengkayu II optimistis target PAD tercapai. FOTO: ELIAZAR/RADAR TARAKAN
Prokal.co - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelabuhan Tengkayu II Tarakan tetap optimis dengan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini akan terealisasi sesuai target.
Apalagi saat ini sudah dilakukan penyesuaian retribusi sesuai Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kaltara Nomor 1 Tahun 2024 sejak 1 Maret lalu.
Kepala UPTD Pelabuhan Tengkayu II Tarakan, Nurul Ridwan Yusuf mengatakan, di tahun lalu untuk PAD retribusi yang diberikan pihaknya yaitu sebesar Rp 1,5 miliar.
Namun dalam realisasinya, pihaknya melebihi target hingga mengumpulkan PAD Rp 2,1 miliar.
"Di tahun ini kita ditargetkan Rp2 miliar. Jadi kita optimis bisa memenuhi atau lebih dari target," katanya.
Dijelaskan Nurul lebih lanjut, ada beberapa nilai retribusi yang naik berdasarkan dengan Perda Nomor 1 tahun 2024.
Di antaranya seperti retribusi tambat labuh dan reservoar. Namun belum ada pihak juga yang mengeluh hal tersebut. Apalagi pihak sudah gencar melakukan sosialisasi terkait dengan penyesuaian retribusi.
"Kami sampaikan juga ke beberapa cool storage, bahwa ada kenaikan termasuk juga masalah berlabuh," sebutnya.
Biasanya mitra yang ada di Pelabuhan Tengkayu II Tarakan, lebih memilih untuk berlangganan terhadap tarif retribusi, sehingga tidak dihitung perhari.
Namun, ia katakan retribusi pas masuk tidak ada perubahan dibandingkan perda sebelumnya.
Penyesuaian retribusi ini sendiri sebelum ditetapkan, sudah dilakukan pembahasan dalam tim dengan beberapa pertimbangan dan masukan dari anggota legislatif dan eksekutif.
"Kami juga akan melakukan peningkatan kualitas sarana prasarana yang ada. Termasuk upaya untuk peningkatan kualitas jalan, setelah adanya perubahan retribusi," bebernya.
Pihaknya pun berharap bahwa fasilitas yang tidak memadai saat ini, kedepan akan terus dilengkapi.
Bahkan terhadap pengembangan dan perbaikan Pelabuhan Tengkayu II juga dibarengi dengan anggaran yang memadai.
"Terus jembatan yang tidak ada pegangannya, kedepan akan diusulkan juga. Memang dengan kondisi jalan yang ada saat ini rentan banjir, harus disamakan dengan sebelumnya yang di beton itu, naik sedikit," pungkasnya. (zar/lim)