Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Musrenbang Hanya Angin Segar

anggri-Radar Tarakan • Sabtu, 5 Januari 2019 - 16:33 WIB

TARAKAN – Ketua RT 9, Kelurahan Karang Balik, Abdul Manaf mengatakan tidak hanya permasalahan drainase. Semenisasi jalan di lingkungan RT 9 ini pun banyak yang rusak dan hancur.

Mengajukan perbaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang) pun tak ada realisasinya. Baginya musrenbang hanya lah angin segar di awal tahun. Tak jarang warga yang menanyakan minimnya pembangunan infrastruktur di lingkungan RT 9 ini.

Ia melihat perbaikan hanya dilakukan di jalan poros. Sementara semenisasi di gang-gang atau jalan lingkungan hampir tidak tersentuh oleh pemerintah.

“Musrenbang itu seperti angin surga. Warga pasti bertanya, Pak RT setiap tahun kita lancar bayar PBB, tapi untuk menikmati semenisasi kita swadaya. Orang di pinggir jalan besar saja yang menikmati jalan bagus, jadi seperti tidak adil. Bukannya apa, ini aspirasi masyarakat juga,” bebernya.

Tiga tahun belakangan ini warga swadaya memperbaiki jalan. Itu pun hanya seadanya dan semampunya yang terkumpul dari warga setempat. Sebelumnya jalan lingkungan di RT 9 ini pernah diukur, namun tak ada kepastian perbaikan.

“Sedapatnya saja sampai mana bisa diperbaiki. Tapi ada yang terjangkau dan ada yang tidak. Dulu pernah diukur, tapi saya tanya di kelurahan tapi tidak ada jawaban juga,” jelasnya.

Selain rusak, jalannya pun sangat sempit. Lebarnya sekira 1,5 meter hingga dua meter. Kendaraan roda dua pun tak bisa berpapasan, sehingga harus bergantian melintas.

“Pernah disuruh kumpul iuran Rp 5 ribu per rumah, tapi siapa yang mau menjalankan lagi. Warga pun hanya sekitar 100 kepala keluarga (KK),” katanya.

Jalan pun sudah tidak bisa dilebarkan. Maklum sudah padat permukiman dan hampir tak beraturan. Padahal seharusnya menyisakan sedikit lahan untuk pembangunan jalan dan drainase.

“Mereka juga bilang ini tanah dibeli, jadi susah juga. Sekarang mau dilebarkan pun sudah tidak bisa,” tutupnya. (*/one/udn)

Editor : anggri-Radar Tarakan
#Hallo RT