Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Khairul: Penanganan Sampah Harus Dinamis

anggri-Radar Tarakan • Rabu, 27 Maret 2019 - 18:21 WIB

TARAKAN – Evaluasi terhadap program berkaitan dengan penanganan sampah saat ini akan dilakukan oleh Wali Kota Tarakan, dr. Khairul bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), sebagai upaya memperbaiki sistem manajemen pengelolaan sampah yang ada menjadi lebih baik.

Khairul mengatakan, tujuannya adanya evaluasi tidak lain untuk menutupi kekurangan yang ada sebelumnya agar ke depannya sistem penanganannya lebih efektif dan efisien.

“Apalah arti sebuah nama, mau namanya Sampah Semesta atau Pengelolaan Sampah Bersih, intinya kota ini harus bersih, salah satu caranya melakukan evaluasi sistem manajemen pengelolaan sampah yang ada saat ini, mulai dari pengumpulan hingga pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” tuturnya, Selasa (26/3).

Dirinya menjelaskan, evaluasi sistem manajemen pengelolaan sampah perlu dilakukan untuk mengikuti perkembangan masyarakat saat ini yang terus berubah dari waktu ke waktu. “Tentu dalam penanganan sampah ini harus dinamis, mengikuti perkembangan sampah saat ini, sehingga ke depan dalam penanganannya akan menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Evaluasi sistem manajemen pengelolaan sampah merupakan upaya jangka pendek yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan dalam memaksimalkan penanganan sampah Kota Tarakan.

“Ini jangka pendeknya, jangka panjangnya kita ada rencana untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), pengelolaan sampah menjadi pupuk dan pengelolaan sampah menjadi batako,” bebernya.

Namun untuk merealisasikan penanganan sampah jangka panjang tersebut terkendala beberapa hal, salah satunya anggaran yang dibutuhkan untuk mendatangkan alat yang dimaksud.

“Untuk PLTSa butuh waktu satu tahun untuk operasionalnya, itupun kalau lancar, sementara untuk pemanfaatan sampah menjadi pupuk dan batako membutuh alat yang harganya cukup mahal  harganya bisa mencapai ratusan juta,” bebernya.

Khusus pengelolaan sampah untuk dijadikan pupuk ataupun batako, dirinya akan mengkaji lagi bersama DLH, apakah efektif dan efesien dalam hal pengurangan sampah di Kota Tarakan.

 “Intinya kita mengingikan kota ini bersih dan nyaman bagi masyarakatnya dan orang yang mengunjungi Kota Tarakan,” pungkasnya.(jnr/udn)

Editor : anggri-Radar Tarakan
#SAMPAH TARAKAN