TANJUNG SELOR – Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Desa Gunung Seriang, Tanjung Selor, masih belum beroperasi atau berfungsi sebagaimana mestinya.
Padahal, bicara kebutuhan listrik di beberapa wilayah di Provinsi Kaltara, hingga kini terbilang masih kurang.
Oleh karenanya, ke depan perlu jalan penyelesaiannya. Nah salah satunya dengan beroperasinya PLTMG yang pembangunannya berlokasi tepat di ibu kota Kaltara, Tanjung Selor.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara dalam hal ini menekankan agar permasalahan listrik di wilayah provinsi termuda di Indonesia ini ke depannya dapat terselesaikan. Termasuk, dengan adanya alternatif PLTMG yang sekiranya dapat segera dioperasikan.
Mengingat, jarak antara pembangunan PLTMG dapat dikatakan sudah terbilang cukup lama dilangsungkan. Yakni, sejak 2011 lalu awal pembangunannya. Akan tetapi dalam prosesnya di lapangan terdapat berbagai kendala dan hingga kini masih belum dioperasikan.
Dikatakan anggota DPRD Kaltara, Syarwani, listrik ini menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat modern saat ini. Sehingga memang perlu adanya solusi secara cepat dan tepat manakala terdapat kendala dalam proses pembangunan ataupun lainnya di lapangan. “Daerah-daerah yang memang belum teraliri listrik ini memang menjadi perhatian kami. Ya, karena itu salah satu dari banyaknya aspirasi yang disampaikan masyarakat kepada saya dan wakil rakyat lainnya,’’ ungkap Syarwani kepada Radar Kaltara kemarin (6/11).
Mengenai PLTMG di Desa Gunung Seriang, Syarwani yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPRD Bulungan, beranggapan bahwa memang PLTMG tersebut menjadi alternatif yang tepat dalam upaya meminimalisasi permasalahan listrik di daerah ini. Meski, tak ditampik untuk cakupan sementara ini tak cukup banyak atau luas. Namun setidaknya dapat memenuhi kebutuhan listrik masyarakat yang mengindam-idamkan sejak lama. “Informasinya kebutuhan listrik itu nantinya akan menyuplai ke wilayah Bulungan, dan di antaranya Tanjung Palas Timur. Maka, setidaknya wakil rakyat di tingkat kabupaten itu pun dapat mengawasinya bersama agar benar dapat terealisasi nantinya,’’ ujar politisi yang murah senyum ini.
Di sisi lain, ke depannya pihaknya berharap Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) pun yang menjadi andalan dapat terus berprogres dengan baik. Sehingga kebutuhan listrik di wilayah Kaltara ini dapat terpenuhi secara keseluruhan. Tidak ada lagi wilayah hingga di pelosok yang tak dapat menikmati listrik. “Kami sebagai wakil rakyat akan terus memonitoring setiap perkembangannya. Mudah-mudahan PLTA itu pun dapat terus berprogres dengan baik,’’ harapnya.
Terpisah, Ketua DPRD Bulungan, Kilat memastikan akan terus mengawal dalam proses suplai listrik dari PLTMG itu. Menurutnya beberapa wilayah di Bulungan sangat membutuhkan suplai listrik. “Ya, salah satunya memang di Tanjung Palas Timur. Padahal, di sana bicara wisata yang ada sangat berpotensi. Namun, listrik terkadang menjadi problemnya,’’ ungkapnya.
Menurutnya, jika daya yang ada sudah mencukupi dan PLTMG sudah beroperasi. Maka, sifatnya wajib untuk dapat didistribusikan dayanya ke wilayah Tanjung Palas Timur.
Sebelumnya, PLTMG ini sudah melakukan load test atau uji beban ke PT Pembangkit Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tanjung Selor beberapa pekan lalu. Hanya saja saat ini masih tetap menunggu pada tahapan lainnya. Yakni, terkait sertifikasi dari Pusat Enjiniring Ketenagalistrikan (Pusenlis) sehingga dapat dioperasikannya.
Diketahui, jika suplai daya itu masuk ke jaringan PLN, maka dipastikan akan ada penambahan daya sebesar 7 megawatt (MW). Sedangkan, daya di PLN saat ini hanya 13,1 MW. Adanya daya itu pun sekaligus sebagai dukungan dalam pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI). “Trouble sudah tak ada lagi. Load test pun sudah rampung. Cuma masih menunggu sertifikasi Pusenlis. Dan jika harus dioperasikan tanpa menunggu itu, bisa saja akan mendapat sanksi,’’ jelas Manager PLN ULP Tanjung Selor, Sandi.
Kepala ESDM Kaltara, Ferdy Manurun Tanduklangi sebelumnya mengatakan bahwa akan terus melakukan monitoring setiap progres PLTM. Sehingga nantinya dapat dengan benar berfungsi sebagaimana mestinya. “Apalagi ini juga salah satu harapan Gubernur Kaltara, Dr. H. Irianto Lambrie agar dapat PLTMG secepatnya beroperasi,’’ ungkapnya. (omg/ash)
Editor : anggri-Radar Tarakan