Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Jalan Rusak, Perusahaan Diminta Berkomitmen

anggri-Radar Tarakan • 2021-03-18 10:35:08
KOMITMEN: Pemkab Bulungan bersama dengan 15 perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bulungan membahas terkait upaya perbaikan beberapa ruas jalan rusak./PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA
KOMITMEN: Pemkab Bulungan bersama dengan 15 perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bulungan membahas terkait upaya perbaikan beberapa ruas jalan rusak./PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

TANJUNG SELOR - Pemenuhan infrastruktur jalan dan jembatan masih menjadi persoalan di Kabupaten Bulungan. Menyikapi hal itu, Pemkab Bulungan menggelar rapat dengan 15 perusahaan perkebunan dan pertambangan yang beroperasi di Bulungan, Rabu (17/3).

Bupati Bulungan, Syarwani menyampaikan, infrastruktur jalan dan jembatan sampai saat ini masih kerap dikeluhkan masyarakat. Khususnya ruas jalan dari Kecamatan Tanjung Selor-Kecamatan Tanjung Palas Timur yang kondisinya rusak. "Ada delapan perusahaan yang beroperasi di sana (Tanjung Palas Timur)," kata Syarwani kepada Radar Kaltara usai memimpin rapat, kemarin (17/3).

Delapan perusahaan itu diharapkan dapat berkomitmen serta bersinergi dalam melakukan perbaikan. Mantan Ketua DPRD Bulungan ini berharap agar perbaikan bisa segera dilakukan. "Kondisi saat ini mengharuskan kita untuk segera melakukan perbaikan terhadap ruas jalan Tanjung Selor sampai Tanjung Palas Timur. Dan saya minta mudah-mudahan sebelum Lebaran Idul Fitri," bebernya.

Secara teknis, perbaikan jalan akan diawasi langsung oleh Wakil Bupati Bulungan, Ingkong Ala. Untuk data jalan sudah ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bulungan dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) Bulungan. "Informasinya ada satu perusahaan yang sudah melakukan perbaikan sepanjang 30 kilometer (km),” ungkapnya.

Sekarang ini tinggal ruas jalan dari Desa Wonomulyo, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan menuju Brigif-24/Bulungan Cakti. Tentunya hal ini akan menjadi PR ke depan bagaimana menuntaskan ruas jalan yang belum diperbaiki. “Iya, mudahan saja secara keseluruhan sebelum lebaran ruas jalan dari Tanjung Selor ke Tanjung Palas Timur itu bisa lebih nyaman dilintasi masyarakat,” harapnya.

Menyoal terkait status jalan, Syarwani mengatakan, untuk sekarang ini Pemkab Bulungan tidak berpikir terkait status jalan. Sebab, masyarakat meminta agar jalan tersebut bisa segera diperbaiki. “Tidak mau tahu soal status. Masyarakat maunya segera ada perbaikan,” ujarnya.

Sebetulnya, perbaikan tidak mesti harus jalan beraspal. Minimal jalan itu bisa lebih nyaman dilewati. Apalagi ketika membawa warga yang sakit ke Tanjung Selor. “Perusahaan perkebunan maupun tambang harus berkolaborasi untuk kepentingan bersama,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala DPU-PR Bulungan, Adriani menambahkan, di Bulungan sampai saat ini ada beberapa ruass jalan yang mengalami kerusakan dan perlu dilakukan perbaikan. Khususnya di ruas jalan antar  Tanjung Selor-Tanjung Palas Timur serta Tanjung Palas Utara dan ruas jalan menuju Peso. “Perbaikan beberapa ruas jalan kita memang perlu dilakukan bersama atau gotong royong,” singkatnya. (*/jai/eza)

                 

 

Editor : anggri-Radar Tarakan