Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Bangun 30 Posko di Perbatasan

uki-Berau Post • Jumat, 14 Oktober 2022 - 21:00 WIB
JAGA PERBATASAN: Prajurit Satgas Pamtas yang bertugas untuk pengamanan wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
JAGA PERBATASAN: Prajurit Satgas Pamtas yang bertugas untuk pengamanan wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

TANJUNG SELOR - Sebagai provinsi termuda di Indonesia, Kalimantan Utara (Kaltara) banyak tantangan yang dihadapi. Apalagi memiliki wilayah yang berbatasan dengan negara tetangga, Malaysia.

Persoalan di perbatasan masih jadi perhatian. Seperti penyelundupan barang terlarang jenis narkotika maupun barang ilegal lainnya. Untuk pengamanan wilayah, Korem 092/Maharajalila telah membentuk dua Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Kaltara-Malaysia.

Ada sekitar 30 posko yang telah dibangun, agar tercipta keamanan negara dari segala potensi ancaman dan gangguan. “Di sana (perbatasan Indonesia-Malaysia) TNI AD sudah bangun Pos Gabma berkolaborasi dengan Tentara Diraja Malaysia (TDRM). Personel yang menempati pos itu jumlahnya bervariasi,” terang Komandan Korem (Danrem) 092/Maharajalila Brigjen TNI Ari Estefanus, Selasa (12/10).

Pria yang pernah menjabat sebagai Paban II/Evjianbangstra Ditevjianbang Sesko TNI ini mengungkapkan, setiap pos di wilayah perbatasan memiliki tingkat kerawanan yang berbeda. Sebagai bentuk pencegahan, prajurit rutin laksanakan patroli.

Beberapa pelanggaran hukum yang sering ditemukan tim Satgas Pamtas. Salah satunya berkaitan penyelundupan barang terlarang, seperti narkotika. “Kita intenskan koordinasi dengan kepolisian dan Bea Cukai. Karena persoalan di perbatasan, bukan saja urusan narkotika. Tapi juga soal penyelundupan barang ilegal lainnya,” tegasnya.

Pengawasan dan penjagaan, dengan kolaborasi semua pihak dimaksimalkan. Untuk meminimalisir adanya ancaman terhadap bangsa dan negara Indonesia. Mengenai penempatan personel TNI di perbatasan Indonesia-Malaysia, diakui Danrem, jumlahnya mencukupi.

“Ditambah dengan bantuan prajurit Kodim setempat dan keberadaan Satgas Pamtas yang melakukan pengamanan di wilayah timur dan bagian barat,” ujarnya. (*/mts/uno)

Editor : uki-Berau Post
#perbatasan