Kecelakaan maut memgakibatkan seorang pengendara motor tewas di TKP. Itu terjadi di Jalan Trans Kaltim, Desa Sekaduyan Taka, Kecamatan Sei Menggaris, sekitar pukul 09.00 WITA, Senin (2/1).
Dansatgas Pamtas Darat RI-Malaysia Yonif 621/Manuntung, Letkol Inf Deny Ahdiani Amir mengatakan, pengendara tronton mendatangi pos satgas pamtas, demi menghindari amukan masa pasca insiden tersebut. “Namum tetap lakalantas tersebut, telah di laporkan kepada pihak Polres Nunukan sementara menunggu untuk olah TKP,” ujar Deny kepada wartawan, Senin (2/1).
Deny menerangkan, dari keterangan seorang pelapor, truk tronton tersebut dikendarai oleh sopir salah satu perusahaan di Sei Menggaris berinisial BJ.
Saat mengendarai truk, terjadi trabel pada sistem transmisi ketika truk melakukan tanjakan di TKP. Kemudian, truk mengalami transmisi menjadi netral dan sistem pengereman tidak berfungsi. Itu membuat mobil truk mundur dari tanjakan.
Saat truk mundur, terdapat pengendara motor berinisial IC berbonceng dengan rekannya. Melihat truk mundur dari tanjakan, Rekan IC, sempat loncat menyelamatkan diri, sementara IC tidak sempat menghindar. “Yang memgendarai motor, meninggal di TKP, yang dibonceng selamat,” terang Deny.
Atas kecelakaan tersebut, Deny pun mengimbau kepada pengguna jalan agar dapat berhati-hati dalam mengemudikan kendaraan. Kemudian tetap memakai helm saat berkendara, guna meminimalisir risiko terbenturnya kepala saat pengendara terjatuh atau mengalami kecelakaan. “Ya, selalu mematuhi peraturan lalu lintas, terutama jangan ngantuk saat berkendaraan supaya bisa meminimalisir kakalantas yang kemungkinan dapat terjadi setiap saat,” harap Deny. (raw/lim)