Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Warga Kaltara Harus Mampu Bersaing dengan TKA

izak-Indra Zakaria • Rabu, 23 Agustus 2023 - 07:18 WIB
Yansen TP
Yansen TP

TANJUNG SELOR - Isu mengenai masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) ke Kaltara tengah meluas. Mengingat, adanya PSN (Proyek Strategis Nasional) di Tanah Kuning-Mangkupadi, Kabupaten Bulungan, dikabarkan mendatangkan TKA dalam jumlah yang tidak sedikit.

Menyikapi hal itu, Wakil Gubernur Kaltara Yansen Tipa Padan mengatakan, jika hal itu belum dapat dipastikan kebenarannya. Sebab Kaltara masih dalam proses awal membangun industri internasional. Meskipun ada TKA pada PSN tersebut, namun jumlahnya tidak banyak.

Apalagi informasi yang diterima dan berdasarkan laporan yang ada, di Kawasan Industri Hijau Indonesia atau KIHI menggunakan banyak pekerja lokal.

“Kalau TKA di sana, hanya mengisi bagian-bagian teknis saja. Itu pun tidak banyak,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, kebanyakan industri di Indonesia bekerja sama dengan perusahaan asing. Bisa saja, perusahaan asing membawa pekerjanya untuk mengisi bagian-bagian tertentu. Tidak menutup kemungkinan hal itu bisa saja terjadi di kemudian hari.

Makanya, perlu meningkatkan kemampuan SDM (Sumber Daya Manusia) lokal di Kaltara. Harus dipersiapkan sesuai standar dari perusahaan yang akan masuk. Salah satunya keterampilan berbahasa dan teknis. 

“SDM lokal Kaltara tidak hanya menjadi pekerja umum saja. Tapi pekerja yang memang bisa masuk dalam internal perusahaan dengan mengisi posisi tertentu,” harapnya.

Pemprov Kaltara mewajibkan agar perusahan asing lebih menggunakan SDM lokal. Artinya perbandingan tenaga kerja lokal harus lebih banyak dari TKA. Apalagi, ada bidang-bidang tertentu yang memang hanya dikuasai oleh TKA.

“Nantinya juga pekerja asing yang bekerja disini, wajib melatih SDM kita untuk belajar menguasai bidang teknis,” imbuhnya.

Bahkan lanjut dia, pekerja asing wajib kembali ke negaranya ketika sudah selesai kontraknya dan memberikan ilmu kepada pekerja lokal. Posisinya akan digantikan oleh SDM lokal yang sudah menguasai bidang. Ke depannya ini tidak menjadi masalah. (fai/uno)

Editor : izak-Indra Zakaria
#naker