Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Debit Air Sungai Sembakung Nunukan Kembali Naik, Fasilitas Pendidikan Mulai Terendam Banjir

Radar Tarakan • 2024-05-10 10:50:00
KEMBALI NAIK: Debit air Sungai Sembakung yang kembali naik. FOTO: DOK BPBD NUNUKAN
KEMBALI NAIK: Debit air Sungai Sembakung yang kembali naik. FOTO: DOK BPBD NUNUKAN

 

Debit air di Sungai Sembakung pada Selasa (7/5) kembali meningkat dari sebelumnya. Berdasarkan pantauan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan pada Selasa (7/5) sekira pukul 08.40 Wita tinggi muka air (TMA) naik sebesar 4 sentimeter (cm).

Kepala BPBD Nunukan, Arief Budiman menyampaikan sesuai dengan pantauan TMA di Sungai Sembakung terpantau naik. Ketinggian sebelumnya berada pada level 4,2 meter naik menjadi 4,24 meter.

"Berdasarkan laporan personel BPBD Pos Sembakung terjadi kenaikan TMA 4 sentimeter berdasarkan alat ukur yang terpasang di Sungai Sembakung," ucap Kepala BPBD Nunukan Arief Budiman, Selasa (7/5).

Dijelaskan, karena kenaikan TMA di Sungai Sembakung membuat sejumlah fasilitas pendidikan dan perkantoran di Kecamatan Sembakung mulai terendam banjir. Seperti, gedung SD 004 Sembakung di Dusun Tembelunu. Situasinya halaman sekolah sudah digenangi air. Termasuk SD 001 dan SD 002 Sembakung.

"Satu sekolah dasar tidak dapat melaksanakan tahap belajar mengajar yaitu SD 004 Sembakung. Sebab, halaman sekolah sudah di genangi air. Sementara, SD 001 dan SD 002 Sembakung mulai di genangi air halaman sekolah. Hanya, tahap belajar masih berlanjut hingga hari ini," ungkapnya.  

Kemudian, fasilitas umum atau publik yang telah terendam yakni Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Sembakung. Dikarenakan, letak pos damkar berada di posisi lebih rendah dari badan jalan.

"Sementara fasum lainnya masih aman. Untuk aktivitas masyarakat berjalan normal," singkatnya. Lebih lanjut disampaikan, kenaikan debit air di sungai Sembakung terjadi sejak Minggu (5/5) lalu. Hal ini diakibatkan curah hujan tinggi terjadi sejumlah kecamatan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sembakung dan di wilayah hulu sungai Sembakung. 

"Kenaikan debit air diakibatkan hujan di wilayah Lumbis, Lumbis Pansiangan serta hujan yang terjadi di wilayah Malaysia hulu sungai Sembakung," jelasnya. (akz/lim)

 

Editor : Indra Zakaria