Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tahun Ini Pemprov Kaltara Lakukan Studi Kelayakan Pembangunan Jembatan Tanjung Selor-Tanjung Buyu

Indra Zakaria • 2025-03-27 16:00:00
FASILITAS: Jembatan Sei Kayan satu-satunya akses penghubung Tanjung Selor-Tanjung Palas. Rencananya akan dibangun jembatan alternatif di titik yang lain. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
FASILITAS: Jembatan Sei Kayan satu-satunya akses penghubung Tanjung Selor-Tanjung Palas. Rencananya akan dibangun jembatan alternatif di titik yang lain. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus merancang pembangunan akses alternatif penyeberangan Sungai Kayan selain Jembatan Sei Kayan, penghubung Tanjung Selor-Tanjung Palas.

Salah satu yang direncanakan oleh Pemprov Kaltara saat ini adalah pembangunan Jembatan Tanjung Selor-Tanjung Buyu yang nantinya akan dilanjut dengan Jembatan Tanjung Buyu-Tanjung Palas.

Selain untuk alternatif penghubung pada salah satu sungai di Kalimantan Utara (Kaltara) ini, akses tersebut juga dibutuhkan untuk mendukung penguatan dan kelancaran mobilisasi dan perekonomian masyarakat Tanjung Buyu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara, Helmi mengatakan, tahun ini Pemprov Kaltara akan melakukan feasibility study (FS) atau studi kelayakan rencana pembangunan Jembatan Tanjung Selor-Tanjung Buyu itu.

"FS kita lakukan tahun ini. Untuk di mana titik pembangunannya nanti, itu tergantung dari FS nantinya," ujar Helmi kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Kendati belum menentukan di mana titik pastinya, Helmi menyebutkan bahwa jalurnya itu dari Tanjung Selor-Tanjung Buyu, kemudian dari Tanjung Buyu-Tanjung Palas. Artinya akan ada dua jembatan nantinya yang dibangun di situ.

"Itu dari Tanjung Selor ke Tanjung Buyu, baru dari Tanjung Buyu itu ke Tanjung Palas. Untuk FS-nya tahun ini dianggarkan sekitar Rp 200-300 juta," tuturnya.

Pada prinsipnya keberadaan jembatan ini sangat penting, mengingat satu-satunya akses penyeberangan di Sungai Kayan saat ini hanya Jembatan Sei Kayan yang menghubungkan Tanjung Selor dengan Tanjung Palas. (iwk/har)

Editor : Indra Zakaria