Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kerangka Manusia Ditemukan di KM 48 Poros Bulungan–Berau

Redaksi • Senin, 26 Mei 2025 - 19:25 WIB
Sejumlah personel kepolisian melakukan olah TKP di sebuah pondok di km 48 Jalan Poros Bulungan.
Sejumlah personel kepolisian melakukan olah TKP di sebuah pondok di km 48 Jalan Poros Bulungan.

 

Kerangka manusia ditemukan di sebuah pondok di kilometer (km) 48 Jalan Poros Bulungan–Berau, Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan pada Rabu (21/5) malam.

Identitas korban diketahui sebagai H (56), seorang petani asal Desa Sajau yang diketahui memiliki riwayat penyakit lambung.

Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui PS Kasi Humas Polresta Bulungan, Iptu Magdalena Lawai, menyampaikan bahwa olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan oleh tim gabungan dari Subdit Identifikasi Ditreskrimum Polda Kalimantan Utara, Unit Identifikasi dan Resmob Satreskrim Polresta Bulungan, serta Unit Reskrim Polsek Tanjung Palas Timur sekitar pukul 19.50 Wita.

“Korban ditemukan sudah dalam kondisi kerangka di pondok miliknya yang berada cukup jauh dari permukiman warga dan tidak memiliki aliran listrik,” kata Magdalena dalam pernyataan tertulis yang diterima Radar Kaltara, Minggu (25/5).

Berdasarkan keterangan keluarga, korban tinggal seorang diri dan memiliki riwayat sakit lambung. Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan dokumen kesehatan dan rekam medis milik korban.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun kehilangan barang, sebab dompet dan uang korban masih utuh di dalam pondok. "Jenazah telah dilakukan visum luar oleh tim medis. Jadi, kami masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab pasti kematian korban," ungkapnya.

Keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan telah menandatangani berita acara penolakan otopsi. Jenazah pun telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Indikasi sementara, korban meninggal karena sakit. Mengingat lokasi TKP yang terpencil, kemungkinan besar korban meninggal tanpa ada yang mengetahui,” pungkasnya. (jai/har)

Editor : Indra Zakaria