Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Jembatan Kapten Mulyono Patah, Satu Pengendara Tewas Mengenaskan, Satu Kritis

Redaksi Prokal • Senin, 27 April 2026 | 07:55 WIB
Seorang pengendara motor tewas di tempat setelah melintas jembatan patah, Jalan Kapten Mulyono, Sampit, Sabtu (25/4) malam. (warga/radar sampit)
Seorang pengendara motor tewas di tempat setelah melintas jembatan patah, Jalan Kapten Mulyono, Sampit, Sabtu (25/4) malam. (warga/radar sampit)

SAMPIT – Kondisi infrastruktur yang rusak parah di Jalan Kapten Mulyono, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur, akhirnya memakan korban jiwa. Sebuah kecelakaan tunggal tragis terjadi pada Sabtu (25/4) malam, mengakibatkan seorang pengendara motor meregang nyawa di tempat setelah terperosok di titik jembatan yang patah.

Peristiwa memilukan ini terjadi saat korban, yang identitasnya masih dalam pendataan, melaju dari arah Selatan menuju Timur. Minimnya penerangan ditambah kondisi jembatan yang berlubang lebar membuat korban tak mampu mengendalikan laju kendaraannya.

"Korban menabrak bagian jembatan yang berlubang, lalu terjatuh. Kondisinya parah," ungkap Rido, salah seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian.

Benturan keras tersebut menyebabkan korban meninggal dunia seketika dengan luka berat di bagian kepala serta patah tulang lengan. Tidak sendiri, korban diketahui berboncengan dengan seorang rekan yang kini dalam kondisi kritis. "Korbannya ada dua orang. Satu meninggal, satu kritis dan sudah dilarikan ke RSUD dr. Murjani," tambah Rido.

Tragedi ini memicu kemarahan dan keprihatinan warga sekitar. Pasalnya, kerusakan jembatan tersebut sudah berlangsung lama dan sering dikeluhkan, namun tak kunjung mendapat perbaikan permanen dari pihak terkait. Jalur vital ini dianggap sebagai "jalur maut" terutama saat malam hari karena lubang besar yang menganga di badan jembatan.

Rori, warga lainnya, menyebut bahwa jembatan tersebut memang sangat berisiko bagi siapa pun yang melintas. "Pelan saja lewat jembatan tersebut bisa saja jatuh, apalagi kalau cepat. Sekarang benar-benar sudah ada korban jiwa," cetusnya dengan nada kecewa.

Kecelakaan maut ini menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan nyata. Warga mendesak agar perbaikan jembatan dilakukan secepat mungkin tanpa menunggu adanya nyawa lain yang melayang di jalur tengkorak Kapten Mulyono tersebut. (*)

Editor : Indra Zakaria
#kalteng