Kabut Asap Mengancam, Karhutla Ngamuk di Kotim hingga Empat Lokasi Terbakar dalam Sehari

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 11:11 WIB
Karhutla di Kotim semakin luas.(BPBD)
Karhutla di Kotim semakin luas.(BPBD)

SAMPIT – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali berkobar ganas di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Dalam kurun waktu satu hari, tim pemadam gabungan harus berjibaku menundukkan si jago merah yang melahap empat titik lahan di wilayah Telawang, Teluk Sampit, hingga Mentaya Hilir Selatan.

Amukan api paling parah mengoyak Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit. Lahan kosong seluas sekitar lima hektare hangus terbakar. Petugas Pos Sektor Samuda bersama Polsek Jaya Karya, tim PT SIMON, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan KPHP memakan waktu hingga hampir tiga jam untuk melokalisasi serta memadamkan kobaran api yang membumbung di atas rimbun semak belukar.

Tak berselang lama, musibah serupa beruntun menerjang Desa Basirih Hilir di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, serta dua kali amukan api di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 89, Desa Sebabi, Kecamatan Telawang. Di Telawang, api bahkan sempat menyambar dan merusak dinding serta atap bangunan kosong sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh tim gabungan.

Meskipun tidak merenggut korban jiwa maupun luka-luka, seluruh rentetan peristiwa karhutla tersebut disinyalir bukan akibat faktor alam semata. Berdasarkan data dan temuan petugas di lapangan, dugaan kuat mengarah pada tindakan arson atau unsur kesengajaan oleh pihak tak bertanggung jawab. Petugas kembali mewanti-wanti masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar di tengah kondisi cuaca kering yang sangat rawan memicu bencana kabut asap.(*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : Kalteng Pos
karhutla sampit