SAMARINDA – Teka-teki mengenai siapa yang akan mengisi kekosongan kursi Partai NasDem di DPRD Kalimantan Timur mulai menemui titik terang. Proses Pergantian Antarwaktu (PAW) terhadap Kamaruddin Ibrahim kini telah memasuki babak akhir. Tokoh senior, Andi Burhanuddin Solong (ABS), dipastikan menjadi sosok yang akan melenggang ke Karang Paci untuk melanjutkan sisa masa jabatan tersebut.
Lampu hijau telah diberikan oleh pucuk pimpinan legislatif. Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah merestui dan menandatangani dokumen usulan pergantian tersebut. Saat ini, bola panas berada di tangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menyelesaikan tahapan administrasi final.
“Kami sudah proses. Permintaan sudah ada. Sekarang tinggal menunggu dari KPU untuk membuat surat kepada kami, lalu ditandatangani kembali. Tinggal masalah waktu saja,” ujar pria yang akrab disapa Hamas tersebut.
Meski kabar yang beredar menyebut pelantikan akan digelar pada April 2026, Hamas memilih untuk tetap berhati-hati dan belum bisa memastikan tanggal pastinya. Mekanismenya, setelah KPU menyetorkan dokumen, DPRD akan menjadwalkan rapat paripurna pelantikan.
Pergantian ini merupakan imbas dari persoalan hukum yang menjerat Kamaruddin Ibrahim. Sebagaimana diketahui, legislator asal Balikpapan tersebut telah ditahan oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta sejak Mei 2025. Sesuai aturan main demokrasi, kursi yang ditinggalkan harus diisi oleh peraih suara terbanyak berikutnya dari partai dan daerah pemilihan (dapil) yang sama.
Ketua DPW Partai NasDem Kaltim, Celni Pita Sari, menegaskan bahwa penunjukan Andi Burhanuddin Solong bukanlah berdasarkan selera partai, melainkan murni kepatuhan terhadap hasil Pemilu 2024. ABS merupakan peraih suara terbanyak kedua di Dapil Kaltim 2 (Balikpapan) dengan koleksi 5.742 suara, tepat di bawah Kamaruddin.
“Surat-menyurat sudah dikirim ke KPU maupun ke DPRD. Sisanya tinggal menunggu proses di kedua lembaga tersebut. Sesuai hasil KPU, peraih suara terbanyak kedua adalah beliau,” tegas Celni menjelaskan status administrasi yang hampir rampung.
Andi Burhanuddin Solong sendiri bukanlah nama asing di kancah politik Benua Etam. Pengalamannya yang matang diharapkan mampu memberikan warna baru dan memperkuat fungsi legislasi di DPRD Kaltim. Kini, publik hanya tinggal menunggu ketukan palu jadwal pelantikan untuk melihat ABS kembali berkiprah di panggung politik formal.
“Kami sudah kirim semuanya. Intinya secara aturan sudah terpenuhi, tinggal masalah waktu pelantikan saja,” pungkas Celni optimistis. (*)
Editor : Indra Zakaria