Disporapar Balikpapan Genjot Ekonomi Kreatif

Wawan • Dipublikasikan Rabu, 4 Maret 2026 | 17:13 WIB
Kepala Disporapar, Ratih Kusuma.
Kepala Disporapar, Ratih Kusuma.

 

PROKAL.co, BALIKPAPAN- Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) terus mendorong lahirnya talenta digital baru melalui pelatihan pembuatan konten kreatif yang digelar pada 4–5 Maret 2026. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Disporapar, Ratih Kusuma, dan diikuti puluhan peserta dari kalangan generasi muda hingga pelaku usaha mikro.

Pelatihan yang berlangsung sejak pukul 08.00 Wita ini menghadirkan kreator konten kuliner dan hiburan lokal yang telah memiliki pengikut besar di media sosial. Kehadiran narasumber praktisi ini memberikan perspektif nyata kepada peserta tentang bagaimana membangun konten yang tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki daya jangkau luas.

Dalam sambutannya, Ratih menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkarya sekaligus menciptakan sumber penghasilan baru. Ia menyebut, profesi content creator kini telah berkembang menjadi salah satu sektor strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.

“Potensi kota ini sangat besar, mulai dari pariwisata, kuliner hingga budaya. Jika dikemas melalui konten yang kreatif, maka akan mampu menarik perhatian publik yang lebih luas, bahkan hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai materi penting, mulai dari strategi produksi konten, teknik pengambilan gambar, hingga cara membangun personal branding yang kuat. Tak kalah penting, mereka juga mempelajari bagaimana menciptakan interaksi yang efektif dengan audiens agar konten yang dibuat tidak hanya ditonton, tetapi juga membangun keterlibatan.

Tidak berhenti pada teori, peserta juga diajak praktik langsung menyusun konsep konten berbasis potensi lokal Balikpapan. Pendekatan ini diharapkan mampu melatih kepekaan mereka dalam melihat peluang di sekitar, sekaligus memperkuat identitas lokal dalam setiap karya yang dihasilkan.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Banyak di antara mereka memanfaatkan pelatihan ini sebagai langkah awal untuk mengembangkan usaha melalui platform digital, sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Ratih berharap, pelatihan ini dapat melahirkan kreator-kreator baru yang tidak hanya mengejar popularitas, tetapi juga mampu membawa nilai positif dan memperkuat citra daerah. Ia menegaskan bahwa konten digital kini menjadi wajah baru promosi kota yang memiliki dampak signifikan jika dikelola dengan baik.

“Konten bukan sekadar soal viral, tetapi bagaimana menyampaikan pesan yang membangun dan memberikan manfaat. Jika dikelola secara bijak, dampaknya akan besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya.

Melalui langkah ini, Pemkot Balikpapan optimistis dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus menjadikan generasi muda sebagai motor penggerak promosi daerah di era digital. (adv/kominfobpn)

Editor : Wawan
ADV Pemkot Balikpapan pemkot balikpapan