Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Beberapa Hari Setelah Didemo, Rudy Mas'ud Buka Suara Soal Rujab Rp 25 Miliar, Akuarium Air Laut Hingga Kursi Pijat

Redaksi Prokal • Senin, 27 April 2026 | 07:47 WIB
Rudy Mas
Rudy Mas'ud

SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, akhirnya angkat bicara menanggapi polemik renovasi Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur dan Wakil Gubernur yang menyedot dana APBD hingga Rp 25 miliar. Dengan nada tenang, Rudy meluruskan bahwa proyek mewah tersebut bukan lahir dari kebijakan di masa kepemimpinannya.

"Jadi saya juga bingung jika dianggap tidak pro rakyat. Jadi kalau rumah ini (anggarannya) bukan di kami. Ini dianggarkan sejak Pj Gubernur Akmal Malik tahun 2024 dan berlanjut di tahun 2025. Kami baru menganggarkan nanti di Perubahan 2026," tegas Rudy saat menemui awak media di Samarinda, tengah pekan lalu.

Rudy menilai ada salah tafsir yang meluas di tengah masyarakat, bahkan di kalangan ahli sekalipun. Ia mengklaim saat pertama kali menjabat, dirinya sama sekali tidak mengetahui bahwa ada alokasi perbaikan rumah tersebut. Meski demikian, ia memandang renovasi memang krusial karena bangunan tersebut sudah lama terbengkalai.

"Rumah tersebut sudah puluhan tahun tidak dihuni. Jadi ini juga sudah sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang bangunan gedung, belanja ketentuannya 5 persen dari nilai aset untuk perawatan dan perbaikan," jelasnya.

Lebih lanjut, Rudy merincikan bahwa dari 47 item yang masuk dalam daftar anggaran Rp 25 miliar tersebut, perbaikan fisik untuk area tempat tinggalnya hanya memakan biaya kecil. "Rumah jabatan saya hanya menghabiskan anggaran Rp 3 miliar," imbuhnya.

Terkait fasilitas yang dianggap kontroversial seperti akuarium air laut senilai Rp 190 juta, Rudy menganggap angka tersebut masih masuk akal secara teknis. "Kalau akuarium itu saya kira wajar ya, harga ikannya dan lain-lainnya itu kan tidak murah," katanya membela pengadaan tersebut. Tak hanya akuarium, pengadaan kursi pijat pun tak luput dari sorotan. Rudy mengakui keberadaan fasilitas tersebut dan menyebutnya sebagai bentuk perhatian dari Pemprov Kaltim atas dedikasinya yang sering terjun langsung ke lapangan tanpa pengawalan ketat.

"Kita kan tugasnya beribu kilometer, bahkan sampai tak sempat buat istirahat. Saya sering jalan dengan mobil tanpa sopir dan kelelahan. Nah, mungkin pemprov ini kasihan sama saya, jadi dibelikan kursi pijat itu," pungkas Rudy menutup pembicaraan.. (*)

Editor : Indra Zakaria
#rudy mas'ud